PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan untuk periode 2026–2031. Prosesi pengukuhan digelar di Masjid Muhammad Cheng Hoo pada Jumat (14/3/2026) malam, dihadiri Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat.
Kepengurusan baru ini dipimpin KH. Mushollin Muslih sebagai Ketua Umum, dengan komposisi 51 laki-laki dan 12 perempuan, menandai langkah strategis dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, disaksikan Ketua MUI Kecamatan Pandaan, Kepala KUA Pandaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra. Prosesi ini sempat tertunda sebelum akhirnya terlaksana, namun berjalan khidmat dan tertib.
Dalam sambutannya, Gus Shobih menekankan pentingnya fungsi masjid yang terus berkembang seiring zaman, namun tetap mengedepankan peran utama sebagai pusat ibadah. Ia menekankan masjid juga berfungsi sebagai tempat menuntut ilmu, pusat dakwah, sosial kemasyarakatan, dan kebudayaan.
“Saya berharap terutama kepada bapak-bapak pengurus untuk menjadi motor bagi seluruh kegiatan ibadah di masjid ini. Masjid akan menjadi tempat bernaung bagi siapapun,” ujar Gus Shobih.
KH. Mushollin Muslih menegaskan, kepengurusan baru akan berupaya maksimal memfasilitasi seluruh kegiatan umat Islam di Pandaan dan sekitarnya. Keberagaman pengurus laki-laki dan perempuan diharapkan dapat memperkuat masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan diproyeksikan lebih aktif menyelenggarakan program keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Langkah ini diharapkan mendorong masyarakat setempat lebih terlibat dalam kegiatan masjid dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Kepemimpinan KH. Mushollin Muslih menjadi tonggak baru bagi Masjid Cheng Hoo, sekaligus simbol konsistensi masjid dalam mengemban fungsi ibadah, dakwah, pendidikan, dan sosial.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar