Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong UMKM Jatim Naik Kelas, Fluence.id Jadi Jembatan Pasar Global

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Lia Istifhama saat menghadiri grand launching Fluence.id di Surabaya, Senin (16/02/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Lia Istifhama saat menghadiri grand launching Fluence.id di Surabaya, Senin (16/02/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur memperkuat daya saing dan memanfaatkan peluang ekspor di tengah terbukanya kerja sama dagang internasional pada era Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Lia saat menghadiri grand launching platform promosi digital Fluence.id di Jatim Expo, Surabaya, Senin (16/02/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara konten kreator dan pelaku usaha dengan pendekatan promosi berbasis data dan transparansi.

Menurut Lia, penguatan UMKM tidak cukup hanya pada aspek produksi. Transformasi digital, khususnya dalam promosi dan pemasaran, menjadi kebutuhan mendesak agar produk lokal mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

“Fluence.id ini bukan sekadar ruang kreator, tetapi jembatan agar UMKM bisa naik kelas. Pelaku usaha dapat memantau engagement, like, hingga views secara transparan melalui dashboard yang tersedia,” ujar Lia.

Ia menilai, langkah pemerintah membuka peluang kerja sama dagang dengan sejumlah negara di Eropa, Amerika, dan kawasan lain harus direspons dengan kesiapan pelaku usaha. Momentum tersebut dinilai strategis untuk memperluas pangsa pasar produk dalam negeri.

“Ketika akses pasar semakin terbuka, UMKM harus siap dari sisi kualitas produk, branding, hingga kemampuan komunikasi. Produk bagus saja tidak cukup, harus mampu dikemas dengan storytelling yang kuat dan negosiasi yang profesional,” tegasnya.

Founder Fluence.id, Antok Arifanto, menjelaskan bahwa platform yang dirintisnya hadir menjawab kebutuhan transparansi dalam promosi digital. Selama ini, tidak sedikit UMKM kesulitan memperoleh laporan terukur atas kampanye yang dijalankan.

“Kami membangun sistem yang memungkinkan pelaku usaha mengakses data kampanye secara real time. Mulai dari engagement hingga performa konten bisa dipantau langsung. Semua berbasis data dan terbuka,” kata Antok.

Ia menambahkan, skema anggaran promosi dirancang fleksibel, mulai dari Rp1 juta hingga tanpa batas, sehingga dapat disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan UMKM maupun brand.

Secara konteks, digitalisasi UMKM menjadi agenda penting dalam penguatan ekonomi daerah. Jawa Timur dikenal sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan UMKM nasional. Optimalisasi promosi berbasis teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Lia optimistis, sinergi antara kebijakan pemerintah, inovasi teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia akan mempercepat langkah UMKM Jatim menembus pasar global.

“Ini momentum bersama. UMKM Jawa Timur harus percaya diri, profesional, dan berani menargetkan pasar internasional,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru