Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong Tambah Kuota Beasiswa Kemenag, Tegaskan Alumni LPDP Wajib Mengabdi

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat memberikan keterangan terkait beasiswa Kemenag, Rabu (25/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat memberikan keterangan terkait beasiswa Kemenag, Rabu (25/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, mendorong penambahan kuota beasiswa di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) di tengah polemik alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang disebut berpeluang bekerja di luar negeri usai studi.

Menurut Lia, isu LPDP harus menjadi momentum refleksi bahwa beasiswa negara merupakan investasi jangka panjang yang bersumber dari keuangan publik. Karena itu, ia meminta negara memperkuat akses beasiswa, khususnya bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam.

“Saya berharap Kemenag makin meningkatkan kuota beasiswanya. Saya pernah merasakan beasiswa saat magister dan bantuan penyelesaian S3, yang mengantarkan saya meraih gelar doktor,” ujar senator asal Jawa Timur tersebut, Rabu (25/2/2026).

Lia menjelaskan, pengalaman akademiknya menjadi bukti nyata bahwa dukungan pembiayaan pendidikan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai, akses beasiswa Kemenag dapat menjadi solusi strategis bagi kampus-kampus berbasis keagamaan yang memiliki peran penting dalam pembangunan karakter bangsa.

Di sisi lain, Lia juga menegaskan pentingnya komitmen pengabdian bagi penerima beasiswa negara, termasuk LPDP. Ia berpandangan, lulusan yang telah menyelesaikan studi di dalam maupun luar negeri semestinya kembali dan berkontribusi di Indonesia.

“Dana yang digunakan berasal dari publik. Maka manfaatnya juga harus kembali kepada publik. Setelah lulus, fokuslah mengabdi di dalam negeri dan mewariskan ilmu kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Meski demikian, Lia tidak menampik bahwa pendidikan luar negeri memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter mahasiswa menjadi tangguh, adaptif, dan inovatif. Namun, menurutnya, penguatan sistem pendidikan dalam negeri tetap menjadi prioritas kebijakan.

Ia menambahkan, peningkatan kuota beasiswa Kemenag akan memperluas kesempatan belajar bagi mahasiswa di lingkungan pendidikan keagamaan yang selama ini menjadi fondasi moral dan sosial bangsa.

“Agama adalah pondasi negara Indonesia. Maka pendidikan keagamaan harus mendapat ruang dan perhatian yang memadai,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru