Anggota Komite III DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Lonjakan Kuota Haji di Jatim

Senin, 17 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komite III DPD RI dr. Lia Istifhama menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah yang menghadirkan tambahan kuota lebih dari 7.000 jemaah haji untuk Jawa Timur. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Komite III DPD RI dr. Lia Istifhama menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah yang menghadirkan tambahan kuota lebih dari 7.000 jemaah haji untuk Jawa Timur. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Upaya pemerintah meningkatkan pemerataan layanan ibadah haji menunjukkan perkembangan penting bagi masyarakat Jawa Timur. Provinsi dengan jumlah calon jemaah terbesar di Indonesia ini mendapat tambahan kuota lebih dari 7.000 jemaah, sebuah peningkatan signifikan yang diperkirakan mengurai antrean panjang yang selama ini menjadi persoalan utama.

Kabar tersebut disampaikan Anggota Komite III DPD RI, dr. Lia Istifhama, yang menilai bahwa tambahan kuota ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Haji Indonesia. Koordinasi itu turut melibatkan perwakilan Indonesia di Arab Saudi, termasuk KH. Irfan Yusuf beserta jajaran Direktorat Jenderal.

“Kami bersyukur karena tambahan kuota ini merupakan wujud nyata dari sinergi pemerintah yang terus memperjuangkan hak jemaah Jawa Timur. Semoga hal ini dapat mempercepat keberangkatan para calon tamu Allah,” ujar Ning Lia, Senin (17/11).

Ning Lia menegaskan bahwa kebijakan tersebut sesuai dengan amanat regulasi nasional terkait penyelenggaraan haji yang menekankan pemerataan dan keadilan. Jawa Timur, dengan daftar tunggu lebih dari 250 ribu calon jemaah, selama ini menjadi salah satu provinsi dengan antrean terpanjang. Penambahan kuota diharapkan mampu memberikan kepastian jadwal keberangkatan bagi calon jemaah yang telah menunggu selama bertahun-tahun.

Selain tambahan kuota, Ning Lia juga menyampaikan peluang baru bagi Jawa Timur dalam ekosistem layanan haji. Pemerintah membuka kemungkinan bagi pelaku usaha pangan asal Jawa Timur untuk memasok bahan makanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi. Peluang ini terbuka setelah adanya kontrak kerja sama antara Kementerian Haji Indonesia dan otoritas pemerintah Arab Saudi.

“Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendorong perekonomian masyarakat Jawa Timur, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah kita di tanah suci,” tuturnya.

Menurut dia, peluang tersebut bukan hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga mengukuhkan peran Jawa Timur sebagai penyedia layanan strategis dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pelaku usaha pangan di daerah itu dinilai memiliki kapasitas produksi memadai untuk mendukung kebutuhan logistik jemaah Indonesia yang mencapai ratusan ribu setiap musim.

Di sisi lain, Ning Lia mengingatkan bahwa penambahan kuota harus diiringi dengan kesiapan calon jemaah. Ia menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai regulasi terbaru dari Kementerian Haji agar proses keberangkatan berjalan lancar.

“Semoga seluruh proses dari awal hingga akhir dimudahkan oleh Allah SWT. Mari kita terus berdoa dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Informasi ini disampaikan pada agenda resmi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu malam (16/11). Kabar tersebut langsung menjadi perhatian publik, terutama masyarakat Jawa Timur yang selama ini menantikan percepatan proses keberangkatan haji.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru