Lamongan Siapkan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Jelang Pancaroba

- Redaksi

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025–2026 di Alun-Alun Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025–2026 di Alun-Alun Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim pancaroba. Serangkaian langkah mitigasi struktural dan non-struktural disiapkan untuk mengurangi risiko banjir, angin kencang, dan cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada periode Oktober minggu kedua 2025.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan kesiapsiagaan itu saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025–2026 di Alun-Alun Lamongan, Senin (17/11). Apel tersebut diikuti BPBD, Kodim 0812, Polres Lamongan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dishub, serta sejumlah lembaga masyarakat dan keagamaan.

“Tantangan bencana ke depan semakin kompleks. Dampak perubahan iklim dan anomali cuaca membuat risiko bencana meningkat signifikan. Pemerintah Kabupaten Lamongan telah memprogramkan mitigasi bencana baik struktural maupun non-struktural dan menyatakan siap menghadapi ancaman hidrometeorologi,” ujar Yuhronur.

Mitigasi struktural yang dikerjakan Pemkab Lamongan mencakup penanganan tanggul kritis dan titik jebol, normalisasi sungai dan waduk, serta pengerukan saluran perkotaan di dataran rendah. Upaya ini diperkuat dengan modernisasi infrastruktur pengendali banjir melalui elektrifikasi pintu air, pengoperasian pompa banjir berkapasitas 5.000 liter, serta mobilisasi pompa mobile di daerah rawan genangan.

Langkah-langkah fisik ini menjadi prioritas mengingat sejumlah kawasan Lamongan kerap terdampak banjir saat intensitas hujan meningkat.

Di luar infrastruktur teknis, Pemkab juga memperkuat mitigasi non-struktural. Kegiatan yang sudah berjalan meliputi pembersihan eceng gondok di perairan, pembentukan dan pembinaan 96 Desa Tangguh Bencana (Destana), serta penyuluhan kebencanaan bagi warga rentan, pelajar PAUD hingga SMA, dan komunitas lokal melalui program Lamongan Green and Clean serta Desa Berseri.

“Kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci. Karena itu, edukasi bencana kami lakukan secara berkelanjutan agar warga lebih tanggap menghadapi perubahan cuaca ekstrem,” ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Menurutnya, agenda mitigasi ini merupakan bagian dari program prioritas *Lamongan Tangguh*, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membangun ketahanan masyarakat menghadapi berbagai jenis bencana alam.

Pada apel kesiapsiagaan tersebut, Yuhronur memberangkatkan pasukan lintas organisasi perangkat daerah untuk menjalankan tugas mitigasi di lapangan. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kejadian bencana di Lamongan beberapa pekan terakhir, termasuk angin puting beliung yang melanda wilayah Kecamatan Pucuk.

Selain personel, kesiapan diuji melalui pengecekan sarana prasarana darurat, mulai dari kendaraan operasional, armada damkar, perahu, pompa air mobile, gergaji mesin, tenda pengungsi, hingga logistik pangan.

“Kita pastikan seluruh fasilitas dalam kondisi siap pakai untuk mendukung penanganan cepat bila terjadi bencana,” tegasnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkab Lamongan berharap kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat dapat menekan dampak bencana hidrometeorologi yang berpotensi meningkat pada fase pancaroba.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Mesin Birokrasi Kalbar Disetel Ulang, 26 Pejabat Dilantik
Lamongan Genjot Kampanye Antikorupsi Lewat Edukasi dan Aktivitas Publik
Turba PWNU Jatim di Malang Raya Tegaskan Peran NU bagi Harmoni Daerah
Pemerintah Pacu Digitalisasi Bansos, Malang Minta Akses Publik Diperkuat
Musda Dekopinda Madiun Tegaskan Penguatan Koperasi dan UMKM Lokal
Khofifah Tegaskan Tanggul Gedangan Trenggalek Selesai, 240 Ha Sawah Aman
Tanggul Gedangan Trenggalek Rampung, Khofifah Pastikan 240 Ha Sawah Terairi
Pasuruan Genjot Renovasi Sekolah, Target Selesai Akhir Desember

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:37 WIB

Lamongan Genjot Kampanye Antikorupsi Lewat Edukasi dan Aktivitas Publik

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Turba PWNU Jatim di Malang Raya Tegaskan Peran NU bagi Harmoni Daerah

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:53 WIB

Pemerintah Pacu Digitalisasi Bansos, Malang Minta Akses Publik Diperkuat

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:37 WIB

Musda Dekopinda Madiun Tegaskan Penguatan Koperasi dan UMKM Lokal

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:27 WIB

Khofifah Tegaskan Tanggul Gedangan Trenggalek Selesai, 240 Ha Sawah Aman

Berita Terbaru

Budaya

Budaya Kedu Mengemuka di Komukino Fest 2025 di Semarang

Jumat, 5 Des 2025 - 18:44 WIB