Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Lamongan Gelar Rakor Jelang 1 Suro

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto bersama Forkopimda dan pimpinan perguruan silat saat Rakor antisipasi kamtibmas 1 Suro di Gedung SKJ Polres Lamongan, Selasa (17/6/2025).  Dok Foto Ho/RadarBangsa

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto bersama Forkopimda dan pimpinan perguruan silat saat Rakor antisipasi kamtibmas 1 Suro di Gedung SKJ Polres Lamongan, Selasa (17/6/2025). Dok Foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas menjelang perayaan 1 Suro, Polres Lamongan menggelar Rapat Koordinasi Eksternal di Gedung SKJ Polres Lamongan, Selasa (17/6/2025).

Rakor tersebut dihadiri Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han., Sekretaris Daerah Lamongan Drs. Moh. Nalikan, M.M., Wakapolres Kompol I Made Prawira Wibawa, S.S.T., M.I.K., pimpinan perguruan silat, serta perwakilan TNI-Polri dari jajaran Polda Jatim dan Polres tetangga.

Dalam arahannya, Kapolres Lamongan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi menjaga keamanan selama bulan Suro.
“Kegiatan perguruan silat kerap identik dengan pengerahan massa yang berpotensi memicu gesekan. Budaya bentrok harus kita kikis bersama. Kolaborasi adalah kunci,” tegas AKBP Agus.

Sekda Lamongan Moh. Nalikan mengajak semua pihak menjadikan 1 Suro sebagai momentum perayaan yang damai.
“Mari kita jaga Lamongan tetap aman dan tertib. Hindari pengerahan massa, konvoi, dan miras. Melek informasi media massa juga penting,” pesannya.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Ketut Wira Purbawan menegaskan pentingnya kewaspadaan.
“Pengamanan dan ketertiban masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam menyambut bulan Suro,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian IPSI Lamongan Sujarno mengungkapkan bahwa 21 perguruan silat di Lamongan telah dikonsolidasikan hingga tingkat kecamatan.
“Dengan semangat Guyub Rukun, Melu Jogo Lamongan, Berprestasi, kami terus membangun komunikasi antarperguruan dan Forkopimda,” katanya.

Sujarno juga menyoroti persoalan yang kerap muncul saat pengesahan anggota perguruan silat.
“Rombongan liar dari luar daerah, konvoi, blokade jalan, pesta kembang api, hingga gesekan dengan masyarakat sering menimbulkan keresahan,” tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, Rakor diakhiri dengan pengukuhan Satgas Sentot Prawirodirjo perwakilan seluruh perguruan silat di Lamongan dan penandatanganan Maklumat Suro Aman dan Damai. Pengukuhan dilakukan oleh Kapolres, Dandim, dan Sekda Lamongan.

Lainnya:

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru