Antusiasme Tinggi Warga Jatim di Pemilu 2024, Khofifah Sampaikan Aspirasi Langsung pada Prabowo

- Redaksi

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa  (IST)

Khofifah Indar Parawansa (IST)

KOTA SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Tingkat partisipasi warga Jawa Timur dalam Pemilu tahun 2024 mencapai lebih dari 82%. Bahkan, berpotensi akan meningkat seiring dengan proses rekapitulasi yang masih berlangsung di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran,  Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh warga pemilih dari Jawa Timur. Hal ini menunjukkan bahwa warga Jawa Timur secara aktif turut serta dalam pesta demokrasi yang turut menentukan masa depan bangsa Indonesia.

“Alhamdulillah, berdasarkan data, partisipasi warga Jawa Timur dalam Pemilu 2024 mencapai lebih dari 82%. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Timur atas partisipasi dan antusiasmenya dalam Pemilu 2024 yang merupakan penentu masa depan bangsa,” tegas Khofifah pada Selasa (5/3/2024).

Lebih lanjut, Khofifah, yang juga merupakan Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, menegaskan bahwa tingginya partisipasi pemilih dari Jawa Timur ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak yang berperan dalam mensukseskan pemilu. Mulai dari KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Pemerintah Daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), media, dan seluruh elemen partai yang berupaya keras dalam mensosialisasikan pemilu di masyarakat. Hal ini mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyalurkan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024 lalu.

“Partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pemilu bukan hanya penting dalam menentukan kemenangan pasangan calon. Tetapi juga mencerminkan kualitas demokrasi negara kita. Semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin kuat pula mekanisme demokrasi di Indonesia,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil hitung cepat, warga Jawa Timur memberikan kontribusi besar dalam memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, yaitu Prabowo-Gibran, dengan tingkat kemenangan yang signifikan, mencapai persentase di atas 66%.

Khofifah juga mengucapkan terima kasih atas hal ini. Selain itu, ia juga telah menyampaikan aspirasi warga Jawa Timur secara langsung kepada Prabowo Subianto dalam pertemuan silaturahmi kebangsaan di Hambalang, Bogor, pada Sabtu (2/3) lalu.

Menurut Khofifah, Jawa Timur menjadi penentu dan penyumbang terbesar bagi kemenangan Prabowo-Gibran. Oleh karena itu, ia menitipkan pesan kepada Prabowo agar memberikan perhatian lebih pada warga Jawa Timur setelah menjabat sebagai Presiden RI.

“Tentunya kami sampaikan pada Bapak Prabowo dalam pertemuan di Hambalang kemarin, agar mendukung kemajuan pembangunan di Jatim. Agar semakin besar perwujudan keadilan dan kesejahteraan yang diberikan pada seluruh warga Jatim,” tegas Khofifah.

Terutama juga karena posisi Jatim yang sangat penting bagi Indonesia. Dimana Jatim merupakan penyangga ekonomi kedua terbesar nasional, dan penyokong utama kemajuan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.

“Apalagi nanti ketika ibu kota negara sudah berpindah di IKN, maka Jatim juga akan sangat strategis. Sekarang saja Jatim sudah menjadi lumbung pangan nasional dengan menyuplai kebutuhan pangan hampir 80 persen logistik untuk 16 provinsi di Indonesia,” tegas Khofifah.

Terakhir, Khofifah berpesan agar seluruh warga masyarakat turut mengawal jalannya proses rekapitulasi suara yang tengah berlangsung. Sebab menurutnya pengawalan dari masyarakat akan turut membuktikan integritas penyelenggaraan pemilu 2024.

“Kita percaya bahwa penyelenggara pemilu telah memberikan yang terbaik dan melakukan tugasnya dengan penuh integritas. Mari kita kawal bersama sebagai bentuk kepercayaan pada proses demokrasi yang berintegritas,” pungkas Khofifah.

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru