Arahan Kapolsek Tikung Jelang May Day: Waspada Kenaikan Harga dan Kamtibmas di Lamongan

Selasa, 28 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung memberikan arahan kepada anggota, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung memberikan arahan kepada anggota, Senin (27/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo memberikan arahan khusus kepada anggota, Senin (27/4/2026). Fokusnya jelas: antisipasi pergerakan massa ke Surabaya, potensi kenaikan harga bahan pokok, hingga penguatan keamanan wilayah.

Arahan disampaikan dalam apel pimpinan (APP) di halaman Mapolsek Tikung sejak pukul 08.30 WIB, diikuti 12 personel. Kapolsek menegaskan pentingnya kesiapan anggota menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang berpotensi berdampak langsung ke masyarakat.

Salah satu perhatian utama adalah potensi keberangkatan buruh dari wilayah Tikung menuju Surabaya saat May Day. “Kita harus lakukan deteksi dini dan pengamanan secara humanis. Pastikan tidak ada gangguan kamtibmas yang merugikan masyarakat,” tegas AKP Anang.

Selain itu, anggota diminta mewaspadai fluktuasi harga bahan pokok dan BBM yang kerap terjadi menjelang momentum tertentu. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu keresahan publik jika tidak diantisipasi sejak awal.

Kapolsek juga menyoroti isu ketahanan pangan dengan meminta anggota aktif menyerap aspirasi kelompok tani. “Tampung masukan dari gapoktan. Kita harus peka terhadap kebutuhan masyarakat, terutama soal pangan,” ujarnya.

Dalam arahannya, ia juga mengingatkan agar anggota membangun sinergi dengan kepala desa serta masyarakat sekitar, terutama dalam radius dua kilometer dari mako. Pendekatan ini penting untuk memperkuat sabuk kamtibmas berbasis partisipasi warga.

Di sisi internal, Kapolsek menegaskan larangan keras terhadap penyalahgunaan narkoba, judi online, dan perilaku yang dapat merusak citra institusi. “Jangan sampai ada anggota yang bermain narkoba, judol, atau terlilit utang. Itu merusak kepercayaan publik dan akan kita tindak tegas,” katanya.

Ia menutup arahannya dengan penekanan pada etika dan profesionalisme. “Jaga sikap, sopan santun, dan integritas. Kita ini wajah pelayanan negara di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru