ASN Banyuwangi Salurkan Puluhan Ribu Paket Sembako untuk Keluarga Miskin

Kamis, 29 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan paket sembako kepada warga pra sejahtera, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan paket sembako kepada warga pra sejahtera, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Gerakan sosial ASN Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan untuk membantu keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Banyuwangi. Ribuan aparatur sipil negara (ASN) turun langsung menyalurkan puluhan ribu paket sembako kepada warga pra sejahtera yang masuk dalam database resmi kemiskinan nasional, Rabu (28/1/2026).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin langsung penyaluran bantuan dengan mendatangi rumah-rumah warga. Salah satunya menyasar Bermawi (81), warga Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, yang hidup sebatang kara tanpa rumah milik sendiri dan selama ini menumpang di rumah Ketua RT setempat.

Bermawi sehari-hari bekerja serabutan sebagai buruh tani dan membantu pekerjaan ringan warga sekitar untuk bertahan hidup. Dengan suara lirih, ia menyampaikan rasa syukurnya saat menerima paket sembako dari ASN.

“Alhamdulillah, terima kasih. Bantuan ini sangat berarti untuk saya,” ujar Bermawi.

Ipuk menjelaskan, ASN Banyuwangi Berbagi merupakan gerakan sosial kolektif yang telah berjalan konsisten sejak 2024. Program ini digelar rutin setiap bulan sebagai wujud kepedulian ASN terhadap keluarga kurang mampu.

“Ini gerakan bersama yang terus kami dorong agar ASN terbiasa berbagi rezeki dan meringankan beban ekonomi warga miskin,” kata Ipuk.

Seluruh sasaran bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, khususnya warga dalam desil 1, yang diintegrasikan melalui aplikasi Smart Kampung. Setiap ASN menerima data warga sasaran secara langsung sehingga bantuan lebih tepat sasaran.

Menurut Ipuk, program berbagi ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah daerah mengombinasikannya dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi, perlindungan sosial, dan pengentasan kemiskinan.

“Kami berharap upaya berkelanjutan ini dapat menurunkan angka kemiskinan Banyuwangi secara signifikan,” ujarnya.

Gerakan ini juga mendapat dukungan luas dari lintas sektor. Selain ASN, keterlibatan datang dari TNI, Polri, BUMN, BUMD, dunia usaha, organisasi profesi, hingga rumah sakit swasta. Sejak 2025, partisipasi masyarakat terus meluas, termasuk dari HIPMI, Kadin, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, dan Ikatan Bidan Indonesia Banyuwangi.

Ipuk menegaskan, penanganan kemiskinan membutuhkan kolaborasi.

“Program ini terbuka bagi semua pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu gotong royong,” tegasnya.

Dampak dari berbagai kebijakan sosial tersebut tercermin pada tren kemiskinan Banyuwangi yang terus menurun. Data menunjukkan angka kemiskinan turun dari 8,07 persen pada 2021 menjadi 6,13 persen pada 2025, terendah sepanjang sejarah daerah.

Salah satu ASN peserta program, Ratna Juwita, mengaku terharu karena program ini menumbuhkan empati sosial di kalangan ASN.

“Kami diingatkan untuk selalu melihat ke sekitar dan bersyukur, karena masih banyak saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Budi Santoso menambahkan, seluruh PNS dan PPPK penuh waktu dilibatkan dalam program ini. Semakin tinggi jabatan ASN, semakin besar kontribusi sembako yang disalurkan.

Selain bantuan, program ini juga berfungsi sebagai ground check data kemiskinan. ASN diminta melaporkan kondisi terbaru warga sasaran melalui Smart Kampung.

“Jika ada warga sakit atau belum tersentuh bantuan lain, segera ditindaklanjuti,” pungkas Budi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru