ASN Berbagi, Ini Harapan Bupati Banyuwangi

- Redaksi

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(kanan) Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani (IST)

(kanan) Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani (IST)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Penanganan kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi terus mengalami perkembangan positif melalui pendekatan keroyokan dan gotong royong melibatkan berbagai pihak. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengambil langkah nyata dengan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpartisipasi dalam gerakan “ASN Berbagi”, menjadi “orang tua asuh” bagi keluarga miskin.

Dalam upaya ini, setiap ASN diwajibkan mengasuh sejumlah keluarga miskin yang terdaftar dalam data by name by address. Bupati Ipuk menyatakan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kepedulianya terhadap masalah sosial di sekitarnya.

“Kita ajak mereka turun untuk berempati kepada warga miskin dan membantu penanganannya,” ujarnya.

Setiap pekan, semua  membawa bahan makanan lauk pauk untuk diserahkan kepada warga miskin yang diasuhnya. Misalnya, minggu pertama membawa telur, minggu kedua membawa daging ayam, dan seterusnya. Gerakan  berbagi ini menjadi kelanjutan dari gerakan Hari Belanja yang rutin dilakukan oleh ribuan ASN dan pegawai BUMN/swasta di Banyuwangi sejak tahun 2021.

Bupati Ipuk menekankan bahwa penanganan kemiskinan harus dilakukan secara holistik dan melibatkan banyak pihak, termasuk para ASN. Dengan melibatkan jumlah  yang sangat besar di Banyuwangi, diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan yang saat ini mencapai 7,34 persen.

Dalam program  Berbagi ini, semua  diwajibkan untuk memonitor kondisi keluarga yang diasuh, seperti kondisi kehidupan mereka, kesehatan, pendidikan anak, dan kondisi rumah.

“Untuk memudahkan monitoring dan evaluasi, para ASN wajib melaporkan hasil kunjungannya melalui aplikasi Smart Kampung. Semua data warga yang diasuhnya ada di Smart Kampung,” kata Bupati Ipuk. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan warga miskin di Kabupaten Banyuwangi.

Lainnya:

Berita Terkait

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus
16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada
Layanan Vaksin Internasional RSUD Grati Pasuruan Dibuka, Jamaah Haji Tak Perlu ke Kota Besar
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:57 WIB

Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:30 WIB

Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus

Berita Terbaru