Banyuwangi Siagakan Ribuan Personel Amankan Liburan Nataru 2025

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama unsur TNI, Polri, dan lembaga terkait menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengamankan arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan masyarakat sekaligus menjaga citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

Personel gabungan tersebut berasal dari Polresta Banyuwangi, Kodim 0825, Pangkalan TNI AL, Pemkab Banyuwangi, Basarnas, hingga relawan. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pelabuhan, bandara, stasiun, kawasan wisata, hingga pusat aktivitas masyarakat yang diprediksi mengalami lonjakan kunjungan selama libur panjang.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa kesiapan aparat menjadi kunci utama menciptakan rasa aman bagi warga dan wisatawan. “Kami berharap libur Nataru dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif, sehingga memberi kesan positif bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi,” ujar Ipuk saat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025 di Mapolresta Banyuwangi, Jumat (19/12/2025).

Selain pengamanan, Pemkab Banyuwangi juga memperkuat layanan kesehatan. Ribuan tenaga medis dari rumah sakit, klinik, dan puskesmas disiagakan. Sebanyak 27 posko kesehatan tetap beroperasi di jalur arteri, terdiri dari 18 puskesmas rawat inap dan 9 puskesmas rawat jalan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menyatakan pihaknya menyiapkan tujuh Pos Pengamanan, satu Pos Pelayanan, dan dua Pos Terpadu. Pos-pos tersebut disebar di lokasi ibadah, transportasi publik, objek wisata, serta pusat keramaian. “Dengan pospam dan posyan ini, kami berupaya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Nataru,” katanya.

Operasi Lilin Semeru akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Usai apel, Polresta Banyuwangi juga memusnahkan 5.222 liter minuman keras dan puluhan knalpot brong hasil operasi cipta kondisi, sebagai komitmen menjaga ketertiban menjelang puncak liburan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru