Bappeda Ngawi Mengelar Semesta Berencana Tema Musrenbang RKPD 2025 dan RPJPD 2025-2045

- Redaksi

Kamis, 14 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Ngawi Indah Kusumawardhani saat foto bersama (Dok foto Endik)

Kepala Bappeda Ngawi Indah Kusumawardhani saat foto bersama (Dok foto Endik)

NGAWI, RadarBangsa co.id – Tepat dibulan suci Ramadhan Bappeda Ngawi mengadakan Musrenbang RKPD 2025 dan RPJPD 2025-2045 dalam bagian proses perencanaan pembangunan yang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah.

Bertempat di Pendopo widya graha Ngawi, Kamis 14 Maret 2024 dihadiri tamu undangan secara langsung maupun online. Musrenbang sejalan dengan UU 23 tahun 2014, pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan menyusun rencana pembangunan daerah, dalam Musrenbang kali ini dengan dalam dua penyusunan dua dokumen gabungan yaitu dokumen RKPD dan dokumen RPJPD.

“Pemerintah, masyarakat, swasta adalah stekhholder terpenting merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, oleh karena itu dibutuhkan diskusi melibatkan seluruh stekhholder untuk mengerucut saran, masukan dan aspirasi masyarakat disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sebagai variabel utama,” tandas Kepala Bappeda Ngawi Indah Kusumawardhani.

Ditempat sama, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan dalam Musrenbang kali ini dalam prioritas skala nasional dan provinsi sehingga bisa jadi acuan naskah tekhnoratisnya yang kemudian di detailkan dalam perencanaan akhir RPJPD kabupaten Ngawi sehingga dapat dijalankan.

“Ada strategi dalam penyusunan yang mencolok bagaimana melibatkan stekhholder pemangku kebijakan beserta seluruh elemen masyarakat khususnya Melinial dalam pelibatan itu ada 60% lebih dari mulai konsultasi publik, Bimtek, team teknis dalam perencanaan papenas dan sebagainya, hal itu kita selaraskan, sinergikan sehingga dalam kegiatan daerah benar-benar bisa memberikan kontribusi kaidah-kaidah 20 tahun kedepan,” tandasnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru