Bayi Ditemukan Tak Bernyawa di Sampang, Polisi Selidiki Pelaku

Senin, 9 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan bayi di Desa Tlambah, Sampang, Jumat 6/3/2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penemuan bayi di Desa Tlambah, Sampang, Jumat 6/3/2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Warga Desa Tlambah, Kecamatan Karangpenang, digemparkan dengan penemuan seorang bayi yang sudah tidak bernyawa, Jumat (6/3/2026). Bayi tersebut ditemukan terbungkus kardus di pinggir jalan dekat tumpukan sampah desa.

Penemuan bermula ketika seorang warga yang hendak berangkat ke pasar melihat kardus mencurigakan. Saat dibuka, terlihat sesosok bayi perempuan dengan ari-ari yang sudah terputus. Bersama bayi, ditemukan secarik kertas berisi permintaan agar korban dimakamkan secara layak.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan laporan tersebut. “Betul, kami menerima laporan warga terkait penemuan bayi di pinggir jalan Desa Tlambah. Bayi itu ditemukan dalam kardus oleh warga yang menuju pasar,” jelasnya. Ia menambahkan, tulisan di kardus meminta agar bayi tersebut dimakamkan secara layak.

Setelah laporan diterima, petugas kepolisian bersama tenaga medis Puskesmas Karangpenang segera mendatangi lokasi untuk pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, bayi diperkirakan meninggal sekitar 24 jam sebelum ditemukan. “Bayi berjenis kelamin perempuan dan kondisi sudah tidak bernyawa saat ditemukan,” terang AKP Eko.

Warga setempat, dibantu aparat desa, kemudian memakamkan bayi tersebut secara layak di pemakaman desa. Proses ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir sesuai permintaan tertulis dalam kardus.

Kasus ini kini menjadi perhatian pihak kepolisian. AKP Eko menyebutkan bahwa Polsek Karangpenang bersama Satreskrim Polres Sampang tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. “Saat ini kasus masih dalam penyelidikan. Kami mendalami siapa yang tega membuang bayi tersebut,” ujarnya.

Penemuan tragis ini menimbulkan duka dan keprihatinan masyarakat setempat. Kasus serupa sebelumnya menunjukkan pentingnya kesadaran sosial dan perlindungan terhadap bayi baru lahir, sekaligus menjadi peringatan bagi aparat desa dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan serta edukasi kesehatan ibu dan anak.

Bayi malang tersebut kini telah dimakamkan dengan layak, meninggalkan tanda tanya besar bagi aparat dan masyarakat terkait motif dibalik tindakan kejam ini. Kepolisian memastikan akan menindaklanjuti hingga terang pelaku penelantaran bayi ini.

Penulis : Yak

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru