BAZNAS Pasuruan Fasilitasi Kendaraan untuk Da’i di Wilayah Terpencil Tosari

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAZNAS menyerahkan dua unit motor untuk ustadz binaan di wilayah terpencil Tosari. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BAZNAS menyerahkan dua unit motor untuk ustadz binaan di wilayah terpencil Tosari. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasuruan menyalurkan dua unit sepeda motor untuk mempermudah mobilitas da’i yang bertugas di wilayah terpencil Kecamatan Tosari. Bantuan ini diharapkan meningkatkan efektivitas pendampingan keagamaan bagi masyarakat di daerah dengan akses terbatas.

Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan, Abdullah Nasih Nasor, menjelaskan, dua unit motor tersebut merupakan hibah dari Pemkab Pasuruan yang diajukan oleh BAZNAS pada tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, kendaraannya sudah kami serahkan minggu lalu dan langsung digunakan oleh dua ustadz yang menerima, yakni Ustadz Abdillah dan Ustadz Sahal,” jelas Gus Nasih, sapaan akrabnya, saat ditemui di Kantor BAZNAS, Selasa (20/1/2026).

Meskipun bekas, kondisi motor dinilai layak untuk medan berat seperti pegunungan Tosari. Bantuan ini menjadi sarana vital agar para da’i bisa menjangkau wilayah terpencil yang sebelumnya sulit diakses.

Dua ustadz penerima motor tersebut memang merupakan binaan BAZNAS Kabupaten Pasuruan. Ustadz Abdillah bertugas di Kampung Sempol, Desa Sedaeng, sebagai penguat pembinaan keagamaan masyarakat setempat. Sementara Ustadz Sahal fokus mendampingi para muallaf di wilayah Tosari, membantu pemahaman agama dan praktik ibadah.

“Untuk sementara kami hanya bisa mengirimkan dua orang da’i ke daerah dengan minoritas dengan fokus tugas yang berbeda, dan semuanya berjalan lancar,” terang Gus Nasih.

Ustadz Sahal menambahkan bahwa kendaraannya sangat membantu mobilitas dari satu dusun ke dusun lain. “Kami mendatangi rumah para muallaf yang ingin kami bimbing untuk belajar sholat, wudhu, aqidah, dan lainnya. Waktunya kami sesuaikan dengan warga, dan motor ini sangat dibutuhkan agar aktivitas bimbingan berjalan maksimal,” ujarnya.

Dengan fasilitas kendaraan ini, BAZNAS berharap para da’i dapat lebih optimal dalam membina keagamaan di wilayah minoritas dan masyarakat yang membutuhkan pendampingan. Gus Nasih menegaskan, “Bisa memaksimalkan pembinaan keagamaan dan memberikan sentuhan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan bimbingan,”harapnya.

Bantuan ini menjadi langkah konkret BAZNAS dalam memperluas akses pembinaan keagamaan, sekaligus memastikan wilayah terpencil mendapat perhatian penuh dari tenaga da’i terlatih.

Penyediaan kendaraan oleh BAZNAS menjadi contoh sinergi pemerintah dan lembaga zakat untuk memperkuat pelayanan keagamaan di daerah terpencil. “Kami akan terus memantau kebutuhan da’i agar pelayanan keagamaan dapat berlangsung secara konsisten dan efektif, ” tambah Gus Nasih.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru