Haru Jemaah Haji Mojokerto Terpisah Kloter, Wali Kota Beri Pesan Menyentuh

Rabu, 14 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melepas keberangkatan jemaah haji tahun 2025 di Pendapa Sabha Krida Tama (ist)

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melepas keberangkatan jemaah haji tahun 2025 di Pendapa Sabha Krida Tama (ist)

KOTA MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id — Pemberangkatan jemaah haji asal Kota Mojokerto tahun 2025 berlangsung dengan format berbeda. Untuk pertama kalinya, sebanyak 129 jemaah diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter) terpisah, yakni Kloter 47 yang terdiri dari 61 orang dan Kloter 49 dengan 68 orang.

Meskipun berangkat tidak dalam satu rombongan besar, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh jemaah untuk tetap legawa dan menjaga kekhusyukan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pesan itu disampaikan saat acara pelepasan jemaah di Pendapa Sabha Krida Tama, Balai Kota Mojokerto, Rabu (14/5/2025).

“Apapun kondisinya, kalau panjenengan terpisah dengan orang yang sudah diajak janjian, bestie-nya masing-masing, tolong ini jangan dijadikan alasan berkecil hati. Jangan sampai mengurangi kekhusyukan dan tumakninah panjenengan dalam menjalankan ibadah haji,” ujar Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita.

Ia mengakui bahwa pembagian kloter bisa saja membuat sebagian jemaah merasa kecewa, terutama mereka yang sebelumnya telah merencanakan untuk berangkat bersama keluarga atau sahabat. Namun, ia menekankan pentingnya menerima kondisi dengan hati yang lapang.

“Insyaallah akan ada pertolongan selama panjenengan berada di Tanah Suci. Kalau memang sudah janjian, insyaallah nanti ada jalan seperti yang disampaikan tadi, bisa bertukar, bisa ijol-ijolan,” katanya.

Ning Ita juga mengingatkan para calon jemaah untuk terus menumbuhkan prasangka baik (husnuzan) kepada Allah SWT, meyakini bahwa setiap keputusan dan kondisi yang terjadi memiliki hikmah dan kebaikan tersendiri.

“Sebelum berangkat, saya titip panjenengan. Jembarno dodo, nglegakno ati. Apapun kondisinya, panjenengan terami rumiyin. Semoga nanti di sana, apapun yang panjenengan inginkan, yang panjenengan kersaaken, itu diberikan kemudahan oleh Allah SWT,” tutur Ning Ita.

Adapun jemaah haji Kota Mojokerto tahun ini terdiri dari 56 laki-laki dan 73 perempuan. Selain itu, terdapat dua petugas haji daerah dan satu pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Jemaah tertua tercatat atas nama Bambang Riaman Kaboel Al Bardi yang berusia 85 tahun, sedangkan jemaah termuda adalah Dianisa Safithri berusia 20 tahun.

Pemberangkatan dua kloter ini menjadi catatan tersendiri dalam sejarah pelaksanaan ibadah haji di Kota Mojokerto. Pemerintah kota berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan tenang, sehat, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Penulis : Hardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru