BPBD Pasuruan Minta Pengguna Jalan Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan bersama relawan membersihkan pohon tumbang yang menutup akses jalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan bersama relawan membersihkan pohon tumbang yang menutup akses jalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang. Imbauan ini menyusul cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang yang masih kerap terjadi dalam dua pekan terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan angin kencang yang mengiringi hujan deras telah memicu sejumlah kejadian pohon tumbang di berbagai wilayah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga serta mengganggu aktivitas publik.

“Sampai saat ini, beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan masih melaporkan kejadian pohon tumbang akibat angin kencang,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (17/1/2026).

Salah satu kejadian terjadi pada Jumat (16/1/2026) di Dusun Kesiman, Desa Sukono, Kecamatan Prigen. Sebuah pohon jenis waliklal tumbang dan menimpa warung milik warga serta Pendopo Punden Sentono. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pada hari yang sama, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Pekoren, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang. Kejadian itu sempat menutup badan jalan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas selama hampir satu hingga dua jam. Arus kendaraan kembali normal setelah petugas BPBD bersama relawan melakukan pemotongan batang dan pembersihan sisa ranting serta daun.

“Beberapa hari terakhir anginnya cukup kencang mengiringi hujan deras, sehingga berdampak pada kejadian pohon tumbang di sejumlah titik,” kata Sugeng.

BPBD Kabupaten Pasuruan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang. Warga juga diminta tidak berteduh di bawah pohon, baliho, maupun tiang listrik yang berisiko roboh.

“Lebih baik berteduh di tempat yang aman, seperti di depan kios atau bangunan yang memiliki halaman terbuka dan struktur yang kuat,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Pasuruan memastikan terus memantau perkembangan cuaca serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama relawan di lapangan. Masyarakat diimbau segera melapor jika menemukan pohon atau struktur lain yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Lainnya:

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru