PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang. Imbauan ini menyusul cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang yang masih kerap terjadi dalam dua pekan terakhir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan angin kencang yang mengiringi hujan deras telah memicu sejumlah kejadian pohon tumbang di berbagai wilayah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga serta mengganggu aktivitas publik.
“Sampai saat ini, beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan masih melaporkan kejadian pohon tumbang akibat angin kencang,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (17/1/2026).
Salah satu kejadian terjadi pada Jumat (16/1/2026) di Dusun Kesiman, Desa Sukono, Kecamatan Prigen. Sebuah pohon jenis waliklal tumbang dan menimpa warung milik warga serta Pendopo Punden Sentono. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pada hari yang sama, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Pekoren, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang. Kejadian itu sempat menutup badan jalan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas selama hampir satu hingga dua jam. Arus kendaraan kembali normal setelah petugas BPBD bersama relawan melakukan pemotongan batang dan pembersihan sisa ranting serta daun.
“Beberapa hari terakhir anginnya cukup kencang mengiringi hujan deras, sehingga berdampak pada kejadian pohon tumbang di sejumlah titik,” kata Sugeng.
BPBD Kabupaten Pasuruan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang. Warga juga diminta tidak berteduh di bawah pohon, baliho, maupun tiang listrik yang berisiko roboh.
“Lebih baik berteduh di tempat yang aman, seperti di depan kios atau bangunan yang memiliki halaman terbuka dan struktur yang kuat,” ujarnya.
BPBD Kabupaten Pasuruan memastikan terus memantau perkembangan cuaca serta meningkatkan kesiapsiagaan bersama relawan di lapangan. Masyarakat diimbau segera melapor jika menemukan pohon atau struktur lain yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.
Lainnya:
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin








