Brondong Disapa Gubernur Khofifah : Rp8,3 Miliar Bansos Mengalir untuk Warga Pesisir Lamongan

- Redaksi

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendy saat menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga Brondong. Pemerintah provinsi menyalurkan Rp8,3 miliar untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. |Dok Foto Ho/RadarBangsa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendy saat menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga Brondong. Pemerintah provinsi menyalurkan Rp8,3 miliar untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. |Dok Foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Geliat pembangunan sosial di Jawa Timur terus digencarkan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Melalui program Roadshow Sapa Bansos, Pemerintah Provinsi Jawa Timur hadir langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan bantuan sosial benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Kali ini, wilayah pesisir Kabupaten Lamongan menjadi titik singgah ke-16 dalam agenda tersebut. Bertempat di SMK Negeri Maritim Brondong, Senin (7/7/2025), Gubernur Khofifah menyalurkan berbagai jenis bantuan dengan total nilai mencapai Rp8,397 miliar kepada ribuan penerima manfaat dari berbagai kategori.

“Lamongan menjadi daerah ke-16 dalam roadshow kami tahun ini. Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang kami salurkan tepat sasaran, khususnya untuk masyarakat di Desil 1 atau lapisan paling bawah,” ujar Khofifah di hadapan ratusan warga yang memadati lokasi acara.

Menurut Khofifah, pendekatan langsung seperti ini penting untuk mendorong pergerakan ekonomi dari bawah. Ia menyebut, bila kelompok ekonomi lemah diberi dorongan yang tepat dan berkelanjutan, maka dampaknya akan menular secara sistemik ke lapisan ekonomi lainnya.

“Dengan stimulasi yang tepat sasaran, kita optimis ekonomi kerakyatan bisa bergerak. Kalau yang di bawah mulai hidup, maka roda ekonomi di tingkat menengah dan atas juga akan ikut bergerak,” jelasnya.

Lebih jauh, Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini menegaskan bahwa kebijakan bansos yang ia dorong tidak hanya berorientasi pada angka penyerapan anggaran, tetapi benar-benar diarahkan untuk menciptakan perubahan sosial jangka panjang. Salah satu indikatornya adalah pengurangan ketimpangan dan penurunan angka kemiskinan ekstrem.

“Kalau seluruh lapisan masyarakat bergerak dan berdaya, maka ketimpangan sosial bisa kita tekan. Tujuan akhirnya adalah menurunkan angka kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem. Ini bukan kerja sesaat, tapi harus terus menerus,” tandas Khofifah.

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh bantuan yang disalurkan tidak hanya menjadi solusi sesaat, tetapi bisa dimanfaatkan secara produktif dan bijak oleh para penerima. Gubernur Khofifah menutup sambutannya dengan permohonan doa dari warga agar berbagai ikhtiar pemerintah berjalan lancar dan membawa keberkahan.

“Semoga apa yang kami salurkan hari ini membawa manfaat bagi panjenengan semua. Mohon doanya agar Jawa Timur semakin makmur dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serius Pemprov Jatim terhadap daerahnya. Menurutnya, kehadiran Gubernur Khofifah langsung ke wilayah pesisir seperti Brondong menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada masyarakat pinggiran.

“Brondong ini ujungnya Lamongan, dan Ibu Gubernur datang langsung ke sini. Ini tentu menjadi penyemangat bagi kami. Atas nama seluruh masyarakat Lamongan, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian yang luar biasa ini,” kata Yuhronur.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Lamongan untuk selalu bersinergi dengan seluruh program strategis Pemprov Jatim, utamanya yang menyangkut peningkatan kesejahteraan warga. Yuhronur berharap bantuan yang disalurkan bisa menjadi alat untuk mempersempit jurang kemiskinan yang masih ada di beberapa wilayah Lamongan.

“Mudah-mudahan bantuan ini betul-betul menjadi penggerak yang mampu mengangkat masyarakat Lamongan ke arah yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan tersebut mencakup berbagai jenis intervensi sosial yang menyentuh langsung kelompok rentan. Dalam kegiatan itu, disalurkan bansos untuk penyandang disabilitas, lansia, keluarga penerima PKH Plus, buruh pabrik rokok lintas wilayah, hingga pilar-pilar sosial seperti pendamping dan relawan kesejahteraan sosial. Tak hanya itu, bantuan juga diberikan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, seperti bantuan untuk BUM Desa, program Desa Berdaya, dan program Jatim Puspa.

Brondong sendiri menjadi simbol penting dalam kunjungan kali ini. Selain dikenal sebagai sentra aktivitas kelautan dan perikanan, wilayah ini juga merupakan salah satu daerah yang masih menghadapi tantangan sosial dan ekonomi. Gubernur Khofifah berharap, melalui sentuhan langsung program Sapa Bansos, masyarakat pesisir Lamongan bisa memperoleh momentum untuk bangkit dan tumbuh secara mandiri.

“Brondong punya potensi besar, tapi juga tantangan besar. Maka intervensi sosial seperti ini harus benar-benar menyentuh, bukan hanya berupa angka, tapi juga perubahan yang nyata,” tegasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak
Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan
Djamari Ingatkan Pemda Jangan Abai, Krisis Global Bisa Picu Konflik Sosial
Alih Fungsi Sawah Jadi Ancaman, Pasuruan Diminta Percepat LP2B
UMKM Bangkalan Kini Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Ini Syaratnya
Kasus Hipertensi Disorot, Dinkes Pacitan Ingatkan Risiko Fatal
Lobi Wabup Mimik Berbuah Hasil, Flyover Gedangan Sidoarjo Segera Dibangun
Surabaya Hospital Expo 2026 Disorot, Khofifah Minta RS di Jatim Kuasai Teknologi AI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:41 WIB

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:32 WIB

Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:07 WIB

Djamari Ingatkan Pemda Jangan Abai, Krisis Global Bisa Picu Konflik Sosial

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:37 WIB

Alih Fungsi Sawah Jadi Ancaman, Pasuruan Diminta Percepat LP2B

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:26 WIB

UMKM Bangkalan Kini Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Halaman Pemkab Lamongan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:41 WIB

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri pelantikan pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan di Aula RSUD dr. Soegiri Lamongan, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:32 WIB