Bupati Jember Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Warga Diminta Lapor

Sabtu, 11 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan truk bantuan pangan di Kantor Bulog Jember, Jumat (10/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelepasan truk bantuan pangan di Kantor Bulog Jember, Jumat (10/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Perum Bulog resmi meluncurkan distribusi bantuan pangan skala besar untuk periode Februari–Maret 2026. Pelepasan belasan truk dilakukan di Kantor Bulog Cabang Jember, Mangli, Jumat (10/04/2026).

Program ini menjadi sorotan karena Jember mencatat jumlah penerima bantuan pangan terendah di Jawa Timur, yang diklaim sebagai indikator penurunan angka kemiskinan di daerah tersebut.

Kepala Bulog Cabang Jember, M. Ade Saputra, menjelaskan bahwa distribusi kali ini mencakup bantuan dalam jumlah besar untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Dalam dua bulan, Bulog menyalurkan sekitar 8.000 ton beras dan 1,8 juta liter minyak goreng.

Total penerima bantuan tercatat sebanyak 390.744 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Angka ini menjadi yang terendah di Jawa Timur, sekaligus menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam kondisi sosial ekonomi masyarakat Jember.

Untuk memastikan ketepatan sasaran, Bulog menerapkan sistem verifikasi digital berbasis aplikasi di tingkat kelurahan. Sistem ini bertujuan meminimalisir kesalahan data dan mencegah potensi penyimpangan distribusi di lapangan.

Pada tahap awal, distribusi difokuskan di wilayah perkotaan, meliputi Kecamatan Kaliwates, Patrang, dan Sumbersari. Selanjutnya, penyaluran akan diperluas secara bertahap ke wilayah lain.

“Untuk alokasi dua bulan ini, kami mendistribusikan sekitar 8.000 ton beras dan 1,8 juta liter minyak goreng. Total penerima di Jember sebanyak 390.744 KPM, ini yang terendah di Jawa Timur,” ujar M. Ade Saputra.

Bupati Jember, Gus Fawait, menilai penurunan jumlah penerima bantuan sebagai sinyal positif. “Ketika jumlah penerima berkurang, artinya kemandirian ekonomi masyarakat meningkat. Ini hasil dari program pengentasan kemiskinan yang berjalan,” katanya.

Selain membantu masyarakat rentan, program ini juga berfungsi sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah. Distribusi pangan dalam jumlah besar diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar.

Bupati juga melakukan pemantauan langsung dengan turun ke permukiman padat di Kaliwates. Ia menyerahkan bantuan kepada warga lanjut usia dan masyarakat sakit sebagai bagian dari pendekatan jemput bola.

Pemkab Jember membuka ruang pengawasan publik melalui kanal “Wadul Gus’e” untuk memastikan distribusi berjalan transparan. “Jangan diam jika ada penyimpangan. Kami ingin memastikan tidak ada warga Jember yang kelaparan,” tegas Gus Fawait.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru