Bupati Malang Luncurkan ZAMP Tirta Kanjuruhan, Air Minum Aman Siap Diminum Langsung

Jumat, 2 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., meresmikan Pilot Project Zona Air Minum Prima (ZAMP) Tirta Kanjuruhan di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (31/12) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., meresmikan Pilot Project Zona Air Minum Prima (ZAMP) Tirta Kanjuruhan di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (31/12) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang meluncurkan Pilot Project Zona Air Minum Prima (ZAMP) Tirta Kanjuruhan sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas layanan dasar, khususnya penyediaan air minum aman bagi masyarakat. Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., usai kegiatan Istighosah dan Doa Bersama KORPRI Kabupaten Malang, Rabu (31/12) malam.

Program ZAMP Tirta Kanjuruhan dirancang sebagai kawasan layanan air perpipaan dengan pengendalian mutu yang ketat. Air yang disalurkan telah memenuhi standar kualitas sehingga layak dan aman dikonsumsi langsung tanpa proses tambahan. Inisiatif ini sekaligus mempertegas komitmen Pemkab Malang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 6 tentang akses air bersih dan sanitasi berkelanjutan.

Selain itu, ZAMP merupakan implementasi kebijakan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yang mendorong penyediaan air minum berkualitas tinggi melalui konsep Zona Air Minum Prima. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah didorong menghadirkan layanan air yang tidak hanya mengalir, tetapi juga aman untuk diminum.

“Pada tahap awal, ZAMP Tirta Kanjuruhan tersedia di kawasan Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, dengan delapan titik fountain tap. Beberapa di antaranya berada di Pendopo Pemerintah Kabupaten Malang sebagai lokasi launching dan di RSUD Kanjuruhan,” ujar Bupati Malang Sanusi.

Menurut Sanusi, keberadaan ZAMP menjadi inovasi pelayanan publik yang dampaknya bisa dirasakan langsung, terutama oleh aparatur sipil negara dan masyarakat sekitar. Ia mendorong ASN Kabupaten Malang menjadi pelopor pemanfaatan fasilitas tersebut sekaligus mengedukasi masyarakat agar terbiasa mengonsumsi air minum aman dari sumber resmi.

“Melalui ZAMP ini, kita tidak hanya mendapatkan air minum yang aman dan berkualitas, tetapi juga ikut menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan hemat,” katanya.

Pemkab Malang berharap pilot project ini menjadi fondasi awal pengembangan ZAMP di wilayah lain. Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat, akses terhadap air minum aman di Kabupaten Malang ditargetkan terus meningkat secara merata dan berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru