PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, meraih apresiasi nasional dalam Anugerah Times Indonesia 2025 dengan predikat The Gateway Leader Award. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang menunjukkan kepemimpinan transformasional dan berdampak luas bagi masyarakat. Gelaran yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Mirama, Kota Malang, tahun ini mengusung tema Social Connecting Empowerment, menekankan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan masyarakat.
Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan, juga menerima predikat Excellence in Public Service Innovation. Penghargaan tersebut diberikan atas terobosan inovatifnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mulai dari percepatan layanan administrasi hingga digitalisasi sistem pemerintahan. Menurut Mas Rusdi, inovasi pelayanan publik harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan akurat. “Pelayanan publik bukan hanya tentang prosedur, tapi bagaimana pemerintah hadir nyata di tengah masyarakat dengan solusi yang tepat waktu dan transparan,” ujarnya.
Wahyu Nurdianto, anggota tim juri Anugerah Times Indonesia 2025, menilai kepemimpinan Mas Rusdi sebagai contoh nyata kepala daerah yang mampu mendorong transformasi layanan publik. “Bupati Rusdi menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan inklusif. Dampaknya langsung terlihat pada kualitas hidup warga Pasuruan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” jelas Wahyu.
Pendekatan Mas Rusdi tidak berhenti pada digitalisasi, tetapi juga mendorong kolaborasi dengan masyarakat dan lembaga lokal. Ia aktif menyelenggarakan pelatihan aparatur, mendukung pemberdayaan komunitas, dan mengajak seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam proses inovasi. “Kami percaya, inovasi yang melibatkan masyarakat dan aparatur secara bersamaan akan menciptakan perubahan yang lebih signifikan dan berkelanjutan,” kata Mas Rusdi menambahkan.
Di panggung yang sama, Ketua Cempaka Foundation – Conservation and Ecotourism Champions, organisasi nirlaba berbasis di Kecamatan Prigen, Lestari Wulandari berhasil meraih The Green Gateway Award. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh dan lembaga yang memimpin gerakan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program konservasi dan edukasi lingkungan, sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pelestarian alam,” kata Lestari.
Tahun ini, Anugerah Times Indonesia kembali menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga masyarakat, dan sektor swasta. Penilaian berfokus pada dampak nyata program terhadap kesejahteraan masyarakat, inovasi dalam layanan publik, serta upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan komunitas lokal. Mas Rusdi menegaskan bahwa kepemimpinannya akan terus mengedepankan inovasi, kolaborasi, dan transparansi untuk menciptakan layanan publik yang adaptif dan berdampak luas.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








