Bupati Pasuruan Turun Langsung ke Pasar Bangil, Ini Temuannya

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tradisional Bangil, Rabu (31/12/2025) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tradisional Bangil, Rabu (31/12/2025) malam. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tradisional Bangil, Rabu (31/12/2025) malam, guna memastikan penataan pasar berjalan sesuai ketentuan dan tidak merugikan pedagang yang telah mematuhi aturan. Sidak dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB dengan menyusuri area dalam hingga depan pasar.

Dalam sidak tersebut, Bupati menemukan masih adanya pedagang yang berjualan di kawasan depan Pasar Bangil. Padahal, area tersebut telah lama ditetapkan sebagai zona steril dan dilarang untuk aktivitas jual beli karena masuk kategori lapak ilegal. Keberadaan pedagang di zona terlarang dinilai mengganggu ketertiban umum sekaligus merugikan pedagang resmi di dalam pasar.

Bupati Pasuruan yang akrab disapa Mas Rusdi menegaskan, langkah penertiban bukan dimaksudkan untuk mematikan usaha masyarakat. Penataan pasar, kata dia, justru dilakukan untuk menciptakan keadilan, ketertiban, dan kenyamanan bagi seluruh pedagang dan pengunjung.

“Penataan ini bukan untuk mempersulit pedagang. Justru agar pasar tertib, adil, dan semua pedagang memiliki kesempatan yang sama. Tidak boleh ada praktik ilegal, baik jual beli lapak tidak resmi maupun berjualan di area yang sudah dilarang,” ujar Rusdi di sela sidak.

Ia menjelaskan, maraknya pedagang di luar area pasar berdampak langsung pada menurunnya aktivitas jual beli di dalam pasar. Kondisi tersebut memicu persaingan tidak sehat dan merugikan pedagang yang telah membayar retribusi serta menempati lapak resmi.

“Kalau terlalu banyak yang berjualan di luar, pedagang di dalam pasti sepi. Ini yang ingin kita benahi agar roda ekonomi pasar bisa berjalan seimbang,” kata Rusdi.

Seorang pedagang di dalam Pasar Bangil mengungkapkan, sebelum dilakukan penertiban, kondisi pasar sangat memprihatinkan. Pembeli lebih memilih bertransaksi di trotoar dan badan jalan, sehingga lapak di dalam pasar sepi pengunjung.

“Dulu di dalam pasar sepi sekali. Banyak yang jualan di depan sampai menutup jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak Satpol PP melakukan penertiban, kondisi pasar mulai membaik dan pengunjung perlahan kembali masuk ke area pasar. “Alhamdulillah sekarang mulai ramai lagi,” katanya.

Sementara itu, warga Bangil menyambut positif langkah Bupati Pasuruan yang turun langsung ke lapangan. Mereka menilai kehadiran kepala daerah memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi pedagang kecil yang selama ini taat aturan. Warga berharap penataan Pasar Bangil dilakukan secara konsisten agar pelanggaran serupa tidak kembali terulang.

Lainnya:

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru