Bupati Rusdi Pimpin Rapat Inflasi, Pasokan Pangan Pasuruan Dipastikan Aman

Kamis, 12 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka HLM TPID di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (11/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka HLM TPID di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (11/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID) guna mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Rapat strategis tersebut berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (11/2/2026), dipimpin langsung Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Hadir dalam forum itu Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, serta jajaran perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi menekankan pentingnya langkah sinergis, responsif, dan tepat sasaran dari seluruh anggota TPID untuk menekan gejolak inflasi, khususnya pada sektor bahan pangan strategis.

Ia menyoroti perlunya menjaga ketersediaan pasokan antar waktu dan antar wilayah melalui peningkatan produktivitas serta perluasan akses pembiayaan bagi sektor pangan. Upaya itu, kata dia, juga selaras dengan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, termasuk pemenuhan kebutuhan makan bergizi gratis.

“Kelancaran distribusi dan kualitas logistik pangan harus diperkuat, termasuk melalui fasilitasi distribusi antarwilayah,” tegasnya.

Selain pasokan, Mas Rusdi juga meminta penguatan pengendalian stabilitas harga selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri. Menurutnya, sinergi kebijakan dan komunikasi publik penting untuk menjaga ekspektasi inflasi masyarakat tetap terkendali.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi volatile food harus dijaga dalam rentang target, terutama saat momentum hari besar keagamaan yang identik dengan lonjakan permintaan.

“Langkah konkret yang kita lakukan di antaranya operasi pasar, gelar pasar murah, serta monitoring harga bahan pokok secara berkala agar daya beli masyarakat tetap stabil,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Yudha Triwidya Sasongko memaparkan kondisi terkini perkembangan harga. Ia menyebut, sepanjang Januari hingga pekan pertama Februari 2026, Kabupaten Pasuruan justru mengalami deflasi selama lima minggu berturut-turut.

Deflasi dipicu turunnya harga komponen volatile food, terutama cabai merah, cabai rawit, beras, bawang merah, dan telur ayam ras.

“Penurunan harga didorong musim panen di sejumlah daerah sentra produksi serta ketersediaan pasokan yang melimpah,” jelasnya.

Meski demikian, Pemkab Pasuruan tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi perubahan harga menjelang Ramadhan. Koordinasi lintas sektor dipastikan terus diperkuat agar stabilitas pangan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat
Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:27

Target PAD Lamongan Rp1 Triliun, Yuhronur : Bukan untuk Tambah Beban Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Berita Terbaru