Bupati Yes Apresiasi Tradisi Khitanan Massal 65 Tahun Warga Kranggan Lamongan

Sabtu, 6 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (tengah) berinteraksi dengan peserta khitanan massal saat menghadiri kegiatan rutin tahunan peringatan Maulid Nabi di Musholla NU Gang Ababil, Kranggan, Lamongan, Jumat (5/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (tengah) berinteraksi dengan peserta khitanan massal saat menghadiri kegiatan rutin tahunan peringatan Maulid Nabi di Musholla NU Gang Ababil, Kranggan, Lamongan, Jumat (5/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Masyarakat Kranggan, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Lamongan, kembali menggelar khitanan massal tahunan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (5/9/2025). Acara yang dipusatkan di Musholla NU Gang Ababil RT 02/RW 02 itu turut dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Kegiatan ini bukanlah tradisi baru. Menurut catatan panitia, khitanan massal sudah menjadi agenda rutin warga Kranggan sejak 1960. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ke-65, menandai keberlangsungan sebuah tradisi sosial dan keagamaan lintas generasi.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes memberikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Kranggan. Ia menyebut kegiatan ini bukan hanya bentuk penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial.

“Peringatan Maulid Nabi yang dikemas dalam khitanan massal adalah hal yang sangat positif. Selain memperkuat kecintaan kepada Rasulullah, juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Pak Yes.

Ia menambahkan, khitan memiliki makna penting dalam ajaran Islam. Selain sebagai bagian dari ibadah, juga mengandung nilai kebersihan dan menjadi langkah awal menuju kedewasaan seorang anak laki-laki.

“Saya memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang mengikuti khitan. Ini adalah proses penting, bukan hanya dalam hal kesehatan, tetapi juga spiritual dan sosial,” imbuhnya.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Lamongan ini disambut hangat masyarakat setempat. Warga mengaku bangga tradisi yang diwariskan para pendahulu masih mendapat perhatian pemerintah daerah.

Ketua panitia penyelenggara, Supriyanto, menyampaikan bahwa khitanan massal ini digelar berkat gotong royong warga, dukungan donatur, serta bantuan tenaga medis. Ia menegaskan semangat kebersamaan menjadi kunci tradisi ini tetap bertahan hingga puluhan tahun.

“Dulu prosesnya masih sangat sederhana, ada yang dilakukan dengan cara tradisional. Sekarang sudah melibatkan tenaga medis dengan peralatan modern, tetapi nilai kebersamaan dan kepeduliannya tetap sama,” jelas Supriyanto.

Tradisi khitanan massal di Kranggan kerap menarik perhatian karena menjadi contoh keberlanjutan praktik sosial keagamaan yang berakar kuat di masyarakat. Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga meringankan beban keluarga yang kurang mampu.

Pak Yes menegaskan, pemerintah daerah siap terus mendukung kegiatan serupa. “Kami berharap tradisi baik ini tetap dilestarikan, karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya.

Dengan berlangsungnya acara ini, warga Kranggan sekali lagi meneguhkan bahwa tradisi lama dapat tetap relevan di era modern, selama diiringi dengan niat tulus untuk berbagi dan menjaga nilai-nilai luhur.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru