Dedikasi Khofifah pada Perempuan Jatim Berbuah Woman Empower Award

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Dorongan terhadap kemandirian ekonomi perempuan di Jawa Timur kembali mencuri perhatian tingkat nasional. Tahun ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didaulat menerima Woman Empower Award 2025, sebuah penghargaan yang diberikan Majalah Kebaya Indonesia bersama Majalah Inspiratif dengan dukungan Kemenko PM dan Kementerian P3A. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dwi Agustin.

Apresiasi ini dinilai sebagai buah dari berbagai terobosan yang digagas Khofifah dalam mendorong kelompok perempuan rentan menjadi lebih berdaya, terutama melalui program **Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Putri Jawara**. Program ini dirancang bagi perempuan yang menjadi penopang ekonomi keluarga, sekaligus memberikan ruang usaha yang lebih stabil.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk para perempuan tangguh Jawa Timur. Mereka adalah energi yang membuat pemerintah terus bergerak,” ujar Khofifah, Sabtu (6/12/2025). Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya berfokus pada akses bantuan, tetapi juga penyediaan peluang baru bagi perempuan untuk mencapai kemandirian ekonomi.

KIP Putri Jawara kini telah menjangkau 1.610 penerima manfaat di 15 kabupaten/kota di Jawa Timur. Selain bantuan modal Rp 3 juta, peserta juga mendapat pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan pemetaan potensi ekonomi lokal. “Kami ingin perempuan bukan hanya bertahan, tetapi naik kelas,” tegas Khofifah.

Para penerima KIP berasal dari latar belakang yang sangat beragam: pengemudi ojek online, penyintas kekerasan, keluarga dengan anak stunting, hingga korban perdagangan manusia. Menurut Sherlita, banyak peserta program yang berhasil meningkatkan pendapatan dalam waktu singkat setelah mendapatkan pendampingan intensif.

“Ketika perempuan kuat, keluarga ikut terangkat. Ini alasan kami memprioritaskan percepatan pemberdayaan,” kata Sherlita.

Khofifah menambahkan bahwa arah pembangunan Jatim melalui Nawa Bhakti Satya akan terus menempatkan perempuan sebagai pilar kesejahteraan. Ia memastikan bahwa program inklusif tidak berhenti pada bantuan sementara, tetapi membangun ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. “Kami ingin memastikan tidak ada perempuan yang berjalan sendirian,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru