Desak PPPK Guru RA, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama: Pondasi Pendidikan Anak Tak Boleh Diabaikan

Kamis, 8 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan pentingnya keadilan PPPK bagi guru RA di Surabaya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan pentingnya keadilan PPPK bagi guru RA di Surabaya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mendorong pemerintah membuka akses yang adil bagi guru Raudhatul Athfal (RA) untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia menilai peran guru RA sangat menentukan kualitas pondasi mental, karakter, dan kemampuan kognitif anak pada fase paling awal pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Lia saat menerima aspirasi forum guru pendidikan anak usia dini di bawah naungan Kementerian Agama, di Surabaya, Kamis (8/1/2026). Para guru RA mengungkapkan kegelisahan atas terbatasnya peluang pengangkatan PPPK, meskipun tanggung jawab pendidikan yang mereka emban tidak kalah strategis dibandingkan jenjang lainnya.

Menurut Lia, pendidikan anak usia dini merupakan tahap krusial yang akan memengaruhi kesiapan anak dalam menempuh pendidikan dasar hingga lanjutan. Kualitas pembelajaran pada fase ini sangat menentukan arah perkembangan akademik dan karakter anak di masa depan.

“Pendidikan usia dini adalah fondasi utama pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Jika fondasi ini lemah, maka proses pendidikan berikutnya akan jauh lebih berat. Karena itu, negara harus hadir dan memberi perhatian serius kepada guru RA,” ujar Lia.

Ia menyoroti kondisi guru RA yang hingga kini masih berada pada posisi rentan. Selain kesejahteraan yang relatif rendah, pengakuan negara melalui kebijakan ASN dan PPPK dinilai belum setara dengan guru pada jenjang lain. Padahal, guru RA berperan penting dalam membangun kesiapan emosional, sosial, dan kognitif anak sebelum memasuki sekolah dasar.

“Guru RA tidak hanya mengajarkan baca, tulis, dan berhitung. Mereka membentuk kepercayaan diri, kedisiplinan, serta nilai-nilai dasar anak. Ini adalah pekerjaan strategis yang tidak boleh dipandang sebelah mata,” katanya.

Lia menegaskan kebijakan PPPK seharusnya tidak diskriminatif hanya karena perbedaan kementerian pembina. Guru RA di bawah Kementerian Agama, menurutnya, perlu diperlakukan setara dengan guru PAUD di bawah Kementerian Pendidikan, baik dari sisi peluang pengangkatan maupun perlindungan kesejahteraan.

Ia juga mengingatkan Jawa Timur memiliki jumlah lembaga RA yang besar, terutama di lingkungan pesantren dan wilayah pedesaan. Mengabaikan nasib guru RA, kata Lia, berpotensi berdampak pada menurunnya kualitas pendidikan dasar secara keseluruhan.

Sebagai senator daerah, Lia memastikan akan mengawal aspirasi tersebut hingga tingkat nasional dengan mendorong sinkronisasi kebijakan lintas kementerian. “Guru RA berhak mendapatkan kepastian dan keadilan dari negara, karena merekalah penjaga awal masa depan anak-anak bangsa,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru