Diduga rem blong di turunan Semarang, mahasiswa Polines tewas tertimpa truk

Jumat, 9 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan tragis terjadi di turunan Pasar Kambing, Jalan MT Haryono, Kecamatan Candisari, Semarang, Kamis (8/5/2025) malam. Sebuah truk bermuatan kertas dengan nomor polisi K 8446 OD terguling dan menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas di tempat.

Salah seorang warga, Supangat (43), mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat truk melaju dari arah Jalan Dr Wahidin menuju Peterongan. Diduga rem truk tersebut blong saat melintasi turunan tajam.

“Waktu kejadian lampu hijau. Tiba-tiba terdengar suara ‘brak’ sangat keras, terdengar sampai rumah. Saat saya ke lokasi, korban sudah tergeletak dan truk terguling menabrak tiang lampu lalu lintas,” katanya.

Supangat menyampaikan bahwa korban adalah pengendara motor yang melaju searah dengan truk. Motor korban tertimpa muatan kertas yang berserakan akibat truk terguling. “Kondisinya parah, korban langsung dibawa ke RSUP Dr Kariadi,” tambahnya.

Korban diketahui bernama Fazgian Dwi Junianto, seorang mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines), jurusan Teknik Elektro angkatan 2024. Hal ini disampaikan oleh rekannya, Naufal (18), yang berada di lokasi kejadian.

“Saya dapat kabar ada kecelakaan, pas saya lihat ternyata korbannya teman saya sendiri. Dia habis kuliah malam dan dalam perjalanan pulang,” ujarnya dengan nada sedih.

Tanggapannya, Naufal berharap kecelakaan serupa tidak terjadi lagi di lokasi tersebut yang dikenal rawan karena turunan tajam. Ia juga meminta adanya perhatian lebih terhadap kondisi kendaraan berat yang melintas di kawasan itu.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menjelaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi begitu mendapat laporan.

“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Truk dari arah Tanah Putih turun ke MT Haryono, diduga mengalami rem blong hingga menabrak traffic light dan satu kendaraan roda dua,” imbuhnya.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kelaikan kendaraan dan identitas sopir truk. Proses evakuasi truk dan muatan masih berlangsung hingga pukul 21.11 WIB menggunakan crane.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah evakuasi. Selanjutnya akan kami dalami penyebab kejadian ini,” pungkas AKBP Yunaldi.

Penulis : Hosea/Oki

Editor : Bandi

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru