SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI, Lia Istifhama, mengajak seluruh kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) meneguhkan semangat gotong royong dalam momentum Dies Natalis ke-72 yang diperingati pada (23/03/ 2026). Seruan ini disampaikan sebagai upaya memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan nasional.
Momentum peringatan tersebut dinilai penting untuk merefleksikan kembali kontribusi organisasi mahasiswa dalam menjaga nilai kebangsaan dan mendorong kemandirian ekonomi berkeadilan.
Dalam pernyataannya, Lia menekankan bahwa gotong royong merupakan fondasi utama kekuatan bangsa Indonesia yang tetap relevan di tengah dinamika zaman. Nilai ini, menurutnya, harus terus dihidupkan oleh generasi muda, khususnya kader GMNI.
Ia menyebut, peringatan Dies Natalis GMNI ke-72 tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang refleksi untuk meneguhkan komitmen terhadap amanat konstitusi, terutama Pasal 33 UUD 1945 yang menitikberatkan pada keadilan ekonomi.
Sejarah panjang GMNI sebagai organisasi mahasiswa yang berdiri sejak 23 Maret 1954 menjadi bukti peran strategis dalam mencetak kader bangsa yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Semangat gotong royong adalah kekuatan bangsa yang tak lekang oleh waktu. Dalam momentum Dies Natalis GMNI ke-72 ini, mari kita teguhkan kembali komitmen untuk mewujudkan cita-cita luhur Pasal 33 UUD 1945,” ujar Lia.
Ia juga menegaskan pentingnya peran GMNI dalam menjaga ideologi bangsa. “Teruslah menjadi garda terdepan dalam perjuangan ideologi, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta menghadirkan perubahan nyata untuk Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” tambahnya.
Seruan ini mencerminkan harapan agar organisasi mahasiswa tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman, termasuk isu ketimpangan ekonomi dan penguatan nasionalisme. Peran GMNI dinilai strategis dalam membentuk generasi muda yang kritis sekaligus solutif.
Di tengah dinamika sosial dan ekonomi nasional, penguatan nilai gotong royong menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas dan mempercepat pembangunan yang inklusif.
“Jayalah selalu GMNI,” pungkas Lia. Ia berharap GMNI terus melahirkan kader-kader bangsa yang berkomitmen terhadap kepentingan rakyat dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih berdaulat dan berkeadilan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar