Dinkes Ingin, Seluruh Dapur Makan Bergizi Gratis di Kendal Bersertifikat Laik Higiene

Selasa, 21 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Boney, komitmennya untuk memastikan seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Hingga saat ini, dari total 42 SPPG MBG yang tersebar di Kabupaten Kendal, sebanyak 31 titik telah memenuhi syarat dan siap mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara 11 titik lainnya masih dalam proses pembinaan karena belum sepenuhnya memenuhi standar yang ditetapkan.

“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi anak-anak dalam program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan bersih,”Selasa (21/10/2025).

“Karena itu, kami terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh SPPG,” lanjut Ferinando.

Ferinando menjelaskan, proses penilaian dilakukan melalui survei lapangan dan pemeriksaan laboratorium oleh tim Dinas Kesehatan.

Pemeriksaan tersebut mencakup aspek kebersihan dapur, sanitasi lingkungan, penyimpanan bahan makanan, serta kelayakan peralatan masak.

“Dari hasil pemeriksaan, sebagian besar SPPG sudah sangat baik. Namun beberapa perlu memperbaiki sistem sanitasi air dan tempat pengolahan makanan. Kami bantu agar segera memenuhi syarat,” tambahnya.

Menurut Ferinando, penerbitan SLHS merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan gizi anak sekolah.

Dinkes Kendal berkomitmen melakukan pendampingan teknis dan monitoring rutin agar seluruh SPPG di Kendal bisa bersertifikat laik higiene pada akhir tahun ini.

“Target kami jelas: semua dapur MBG di Kendal bersertifikat laik higiene. Ini bukan sekadar administrasi, tapi bentuk tanggung jawab moral untuk melindungi anak-anak kita,” tegas Ferinando.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Polrestabes Semarang Kerahkan 68 Personel Cegah Balap Liar dan Tawuran
Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 15:48

Polrestabes Semarang Kerahkan 68 Personel Cegah Balap Liar dan Tawuran

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru