Disabilitas di Kab. Kediri Dapat Perhatian Khusus dari NasDem

- Redaksi

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Semangat Fraksi Partai NasDem bersama penyandang disabilitas untuk segera diwujudkan peraturan daerah di Kabupaten Kediri seakan tak pernah padam. Sebelumnya menggelar studi banding, kali ini ditindaklanjuti kegiatan dalam bentuk Penguatan dan Pelatihan Advokasi bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Sabtu (26/02).

Hadir dalam acara ini, Ketua DPD Partai NasDem yang juga anggota Badan Pembentukan Perda, Drs. H. Lutfi Mahmudiono dan Umi Salamah, Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK).

Dalam sambutannya, Lutfi Mahmudiono kembali menegaskan bahwa Fraksi Partai NasDem tetap komitmen. Akan terus mengawal atas usul praksarsa diwujudkan peraturan daerah (perda) terkait perlindungan penyandang disabilitas warga Kabupaten Kediri. “Untuk Raperda Penyandang Disabilitas pada tahun ini telah masuk program pembentukan Perda,” ucapnya di hadapan perwakilan disabilitas se-Kabupaten Kediri.

Mendapat dukungan dari wakil rakyat lainnya, masuk dalam anggota pembentukan perda. Diharapkan dalam tahun ini, perda ini segera terealisasi dan segera disahkan. Dalam kegiatan ini, Umi Salamah menyampaikan agar sejumlah tempat ibadah seperti masjid agar segera berbenah diri untuk ramah disabilitas. Kabar yang dia dapat, RSUD SLG kini telah memiliki fasilita untuk inklusif. Selanjutnya, tempat wisata berada di Kabupaten Kediri juga melakukan hal yang sama.

Dikonfirmasi usai acara, Lutfi Mahmudiono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penguatan organisasi dan advokasi terhadap penyandang disabilitas. “Acara hari ini luar biasa dari teman-teman PDKK dalam melakukan penguatan organisasi dan advokasi. Mereka mempunyai semangat untuk berjuang bersama-sama untuk bisa hidup yang layak seperti lainnya,” jelas Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Kediri.

Rupanya dibalik semangat tangguh ini, disampaikan Umi Salamah adanya dana hibah dari para alumni bekerja di Negara Australia. “Kami menerima dana hibah untuk dilakukan pelatihan dan mengawal terwujudnya perda disabilitas. Semua memang butuh berjuang bersama-sama, teman-teman memahami membutuhkan hak disabilitas untuk dilindungi dan terutama tidak terjadi diskriminasi. Untuk itu, PDKK bergerak agar disahkan,” jelasnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru