Disbun Jatim Bersama DKPP Ngawi Perkuat Agribisnis Kopi Lewat Sekolah Lapang

Rabu, 13 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disbun Jawa Timur Ir. Dydyk Rudy Prasetya memanen kopi bersama petani Poktan Sri Mulyo di Desa Ngrayudan, Ngawi, Selasa (12/8/2025). (Foto DoK Ho/RadarBangsa.co.id)

Kepala Disbun Jawa Timur Ir. Dydyk Rudy Prasetya memanen kopi bersama petani Poktan Sri Mulyo di Desa Ngrayudan, Ngawi, Selasa (12/8/2025). (Foto DoK Ho/RadarBangsa.co.id)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Sekolah Lapang (SL) Agribisnis Kopi di Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Selasa (12/8/2025). Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, dengan fokus pada peningkatan keterampilan petani dalam budidaya, pengolahan, dan pemasaran kopi.

Desa Ngrayudan selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kopi di Ngawi, dengan luas lahan mencapai 76 hektare. Mayoritas petani mengelola varietas robusta dan ekselsa, yang rata-rata menghasilkan tujuh kuintal biji kopi per hektare. Kelompok Tani (Poktan) Sri Mulyo menjadi salah satu penggerak utama produksi, sekaligus memasarkan produk olahan bermerek “GG Coffee”.

Kepala Disbun Jawa Timur, Ir. Dydyk Rudy Prasetya, MMA, yang hadir langsung di lokasi, menilai potensi kopi Ngrayudan sangat besar jika dikelola secara terpadu. “Kita ingin petani tidak hanya memproduksi biji kopi mentah, tetapi juga mampu mengolah dan memasarkan produknya dengan nilai tambah tinggi,” ujarnya saat mendampingi petani memanen biji kopi merah di lereng Gunung Lawu.

Selain Dydyk Rudy, kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Disbun Jatim, Ir. R. Bagus Budi Hermanto, MM, serta Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura DKPP Ngawi, Hendro Budi Suryawan, SP, MM. Turut mendampingi pula Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Jogorogo dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) setempat.

Materi SL Agribisnis meliputi teknik budidaya kopi yang berkelanjutan, penanganan pascapanen, dan strategi pemasaran berbasis agribisnis. Menurut Disbun Jatim, peluang ekonomi di sektor kopi cukup menjanjikan, terlebih permintaan pasar terhadap kopi berkualitas terus meningkat.

Kegiatan tidak hanya berlangsung di ruang pertemuan, tetapi juga melibatkan praktik lapangan di kebun kopi anggota Poktan Sri Mulyo. Pendekatan ini diharapkan memperkuat pemahaman petani dalam mengaplikasikan teknik yang diajarkan.

Hendro Budi Suryawan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas produk agar kopi Ngrayudan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. “Pengolahan yang tepat akan menghasilkan cita rasa yang khas. Jika mutu terjaga, otomatis harga jual meningkat, pendapatan petani naik, dan kesejahteraan pun membaik,” ujarnya.

Pemerintah daerah menargetkan program semacam ini menjadi titik awal menuju kemandirian agribisnis kopi di Ngawi. Selain memberi pengetahuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mendorong lahirnya inovasi lokal dalam pengembangan produk turunan kopi.

“Dengan semangat dan antusiasme para petani, kita optimistis kopi Ngawi, khususnya GG Coffee, dapat dikenal lebih luas,” kata Dydyk Rudy.

Penulis : Endik

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru