KENDAL, RadarBangsa.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Aris Irwanto, dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh Komisi C DPRD dalam menertibkan aktivitas penambangan di daerah Ngampel.
Terkait tambang di Ngampel. Aris menegaskan bahwa pertemuan lanjutan akan menjadi moment penting untuk membangun komitmen bersama antara pihak penambang.
“Jika komitmen ini dilanggar, kami tidak segan mengusulkan pencabutan izin tambang kepada pemerintah provinsi,” tegas Aris dalam keterangannya.
Sementara itu, masyarakat Kecamatan Ngampel menyambut baik langkah ini.
Zaenal Nursikin, Ketua LSM Aliansi Tajam Kendal, mengungkapkan harapannya agar jalanan tidak tergangu dari aktivitas tambang.
“Rumah saya berada di sekitar area stopel penimbunan pasir. Banyaknya mobil dump truk yang parkir di sepanjang jalan, khususnya di Dukuh Sureman, sangat mengganggu pengguna jalan,”ujarnya.
“Selain itu, tumpahan material yang berserakan dan debu yang beterbangan saat musim panas akibat aktivitas bongkar muat pasir perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak penambang,”tambah Zaenal.
Ia berharap semua pihak, termasuk penambang, dapat bekerja sama untuk meminimalkan dampak negatif aktivitas tambang terhadap masyarakat sekitar.
Hal ini sejalan dengan komitmen yang ingin dibangun oleh DPRD dan DLH Kendal dalam menciptakan pengelolaan tambang yang berkelanjutan.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Rob
Editor : Zainul Arifin








