DLH Kendal Dukung Komisi C DPRD Tertibkan Tambang Ngampel, Pertemuan Lanjutan Jadi Momentum Penting

- Redaksi

Sabtu, 28 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi C DPRD Kendal, dan pihak terkait di area tambang  Desa Winong Pegandon Kendal. (RadarBangsa.co.id/Rbn).

Ketua Komisi C DPRD Kendal, dan pihak terkait di area tambang Desa Winong Pegandon Kendal. (RadarBangsa.co.id/Rbn).

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Aris Irwanto, dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh Komisi C DPRD dalam menertibkan aktivitas penambangan di daerah Ngampel.

Terkait tambang di Ngampel. Aris menegaskan bahwa pertemuan lanjutan akan menjadi moment penting untuk membangun komitmen bersama antara pihak penambang.

“Jika komitmen ini dilanggar, kami tidak segan mengusulkan pencabutan izin tambang kepada pemerintah provinsi,” tegas Aris dalam keterangannya.

Sementara itu, masyarakat Kecamatan Ngampel menyambut baik langkah ini.

Zaenal Nursikin, Ketua LSM Aliansi Tajam Kendal, mengungkapkan harapannya agar jalanan tidak tergangu dari aktivitas tambang.

“Rumah saya berada di sekitar area stopel penimbunan pasir. Banyaknya mobil dump truk yang parkir di sepanjang jalan, khususnya di Dukuh Sureman, sangat mengganggu pengguna jalan,”ujarnya.

“Selain itu, tumpahan material yang berserakan dan debu yang beterbangan saat musim panas akibat aktivitas bongkar muat pasir perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak penambang,”tambah Zaenal.

Ia berharap semua pihak, termasuk penambang, dapat bekerja sama untuk meminimalkan dampak negatif aktivitas tambang terhadap masyarakat sekitar.

Hal ini sejalan dengan komitmen yang ingin dibangun oleh DPRD dan DLH Kendal dalam menciptakan pengelolaan tambang yang berkelanjutan.

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
DLH Kendal Dukung Komisi C DPRD Tertibkan Tambang Pegandon, Pertemuan Lanjutan Jadi Momentum Penting

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru