NGAWI, RadarBangsa.co.id – Guna meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa di tingkat desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pembinaan teknis pengadaan barang/jasa. Kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Sine, dan diikuti oleh perangkat desa dari wilayah Kecamatan Ngrambe dan Sine. Kamis (7/8/2025)
Kepala Dinas PMD Kabupaten Ngawi, Kabul Tunggul Winarno, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Arif Syaifudin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam mendorong profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa desa. Sosialisasi ini mengacu pada Peraturan Bupati Ngawi Nomor 177 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa.

“Kami berharap seluruh proses pengadaan barang/jasa di desa nantinya dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan dalam peraturan, sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” Ujar Arif.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini mencakup pemahaman dasar pengadaan di desa, perencanaan kebutuhan, proses pemilihan penyedia, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan, mengingat pentingnya pengadaan yang bersih dan sesuai aturan dalam mendukung pembangunan desa.
Arif menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan aparatur desa tidak hanya memahami prosedur pengadaan barang/jasa, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten di lapangan.
“Upaya peningkatan kapasitas seperti ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih (good and clean governance),” pungkasnya.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Endik
Editor : Zainul Arifin








