DPRD NTB Sahkan Perubahan APBD, Defisit Terkendali

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menandatangani dokumen pengesahan Perubahan APBD 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD NTB di Mataram, Jumat (26/9/2025). (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menandatangani dokumen pengesahan Perubahan APBD 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD NTB di Mataram, Jumat (26/9/2025). (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2025. Pengesahan dilakukan dalam Sidang Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (26/9/2025).

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, yang hadir dalam sidang, menekankan pentingnya APBD sebagai instrumen pembangunan. Ia menilai perubahan anggaran kali ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor-sektor prioritas di NTB.

“APBD adalah instrumen utama untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, efektif, dan berkeadilan. Perubahan yang kita tetapkan hari ini harus benar-benar mampu memperkuat sektor prioritas,” ujar Indah yang akrab disapa Umi Dinda.

Ia menambahkan, perubahan APBD harus diikuti dengan pengawalan yang bertanggung jawab serta berintegritas.

“Keputusan ini adalah modal penting untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan publik. Tugas kita selanjutnya adalah mengawal pelaksanaan agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda dalam laporannya menyampaikan detail perubahan anggaran. Pendapatan daerah yang semula Rp6,33 triliun naik sebesar Rp156,37 miliar, sehingga total setelah perubahan menjadi Rp6,48 triliun.

Di sisi lain, belanja daerah juga meningkat signifikan. Dari semula Rp6,23 triliun, bertambah Rp264,05 miliar sehingga total belanja setelah perubahan mencapai Rp6,49 triliun. Kenaikan belanja yang lebih tinggi dibanding pendapatan membuat APBD-P 2025 mengalami defisit sebesar Rp6,89 miliar.

Untuk menutup defisit, pemerintah daerah melakukan penyesuaian pada pos pembiayaan. Hasilnya, sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tercatat nol rupiah, yang oleh DPRD disebut sebagai tanda perencanaan lebih presisi dan proporsional.

“Rancangan keputusan DPRD terkait pengesahan perubahan APBD ini dituangkan dalam Keputusan DPRD Provinsi NTB Nomor 22 Tahun 2025,” tutur Isvie di hadapan peserta sidang.

Penetapan APBD-P 2025 diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah. Dengan struktur yang lebih adaptif, Pemerintah Provinsi NTB dituntut untuk mampu menjawab tantangan ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah.

“Dengan perubahan ini, kami berharap NTB bisa bergerak lebih responsif, lebih kuat dalam menghadapi tantangan, dan tetap menjaga keseimbangan pembangunan,” pungkas Indah.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru