Dua RSUD Pemprov Jatim Raih Predikat WBBM 2025, Khofifah Tekankan Transparansi Layanan Kesehatan

Kamis, 12 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yakni RSUD Haji Provinsi Jawa Timur dan RSUD Dr. Soedono Madiun, meraih predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada ajang SAKIP dan Zona Integritas (ZI) Award 2025 yang digelar Kementerian PANRB di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Penghargaan tersebut menjadi indikator penguatan reformasi birokrasi, khususnya di sektor pelayanan kesehatan publik yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, capaian itu merupakan hasil transformasi panjang budaya kerja birokrasi yang berorientasi integritas dan pelayanan.

“Predikat ini bukan tujuan akhir, melainkan milestone dari proses panjang membangun birokrasi berintegritas. Reformasi harus menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan pasti bagi masyarakat,” ujar Khofifah.

Menurutnya, rumah sakit menjadi representasi paling nyata kehadiran negara. Karena itu, tata kelola yang bersih dinilai menjadi fondasi layanan kesehatan profesional dan berkeadilan.

“Ketika sistem rumah sakit kuat dan transparan, masyarakat akan merasakan pelayanan yang bermutu, akuntabel, dan manusiawi,” tegasnya.

Khofifah memaparkan, hingga 2025 terdapat 10 unit kerja Pemprov Jatim berpredikat WBK dan 2 unit kerja berpredikat WBBM, sementara seluruh perangkat daerah telah mencanangkan pembangunan Zona Integritas.

Ia menekankan, reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada pemenuhan administratif semata, melainkan harus berdampak nyata.

“Ukurannya dampak. Apakah layanan makin mudah diakses, prosedur lebih sederhana, dan anggaran lebih akuntabel. Itu yang terus kita kawal,” katanya.

Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas menjadi strategi utama membentuk budaya kerja pemerintahan yang bersih dan terpercaya.

“Tahun 2025, sebanyak 297 instansi berpartisipasi dalam pembangunan Zona Integritas. Sebanyak 133 unit kerja berhasil meraih predikat WBK dan/atau WBBM,” jelasnya.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi energi kolektif untuk memperkuat integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh Indonesia.

“Pengakuan nasional ini sekaligus mempertegas komitmen Pemprov Jawa Timur dalam memastikan layanan kesehatan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,”tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:00

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Berita Terbaru