Dugaan Pungli Rp700 Ribu di SMPN 1 Sukorame Lamongan, Wali Murid Dipanggil Satu-satu

Senin, 7 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanpak Depan  SMPN 1 Sukorame, Kabupaten Lamongan, tempat mencuatnya dugaan pungutan terkait pengadaan laptop untuk TKA. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tanpak Depan SMPN 1 Sukorame, Kabupaten Lamongan, tempat mencuatnya dugaan pungutan terkait pengadaan laptop untuk TKA. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencuat di SMP Negeri 1 Sukorame, Kabupaten Lamongan. Sejumlah wali murid kelas IX disebut dipanggil satu per satu ke sekolah dan diminta membayar sumbangan dengan nominal Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per siswa.

Permintaan uang tersebut disebut berkaitan dengan pengadaan laptop untuk menunjang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dimulai April 2026. Praktik serupa juga disebut pernah terjadi pada 2025.

Seorang wali murid mengaku keberatan dengan permintaan tersebut. Ia mengatakan, pihak sekolah menyampaikan bahwa uang yang diminta akan digunakan untuk membeli laptop demi kelancaran pelaksanaan TKA.

“Kita disuruh membayar sebesar Rp500 ribu, katanya untuk membeli laptop untuk kelancaran Tes Kemampuan Akademik,” ungkap wali murid tersebut.

Wali murid itu meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena khawatir menimbulkan persoalan. Ia menilai nominal yang diminta cukup memberatkan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Menurut informasi yang disampaikan wali murid, pemanggilan dilakukan secara langsung dengan pola satu per satu. Dalam pertemuan tersebut, wali murid dimintai iuran dengan alasan pengadaan laptop untuk mendukung pelaksanaan TKA.

Mereka berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan pihak berwenang. Jika permintaan tersebut terbukti merupakan pungutan yang tidak sesuai ketentuan, wali murid meminta agar praktik itu segera dihentikan.

Namun, pihak SMP Negeri 1 Sukorame membantah adanya pungutan sebagaimana yang dikeluhkan wali murid.

Kepala SMPN 1 Sukorame Wiwik Pujiati menegaskan, tidak ada paksaan kepada wali murid untuk memberikan sumbangan. Menurutnya, bantuan yang diberikan bersifat sukarela sehingga wali murid yang tidak memberikan sumbangan tidak akan dipermasalahkan.

“Sama sekali tidak benar mas. Itu sudah lama dan setiap ada yang konfirmasi kami jelaskan seperti itu. Sekali lagi hal itu kami tegaskan tidak benar, yang ada sukarela dan tidak ada paksaan. Yang menyumbang silakan dan yang tidak menyumbang ya silahkan ndak papa,” tuturnya, Senin (7/9/2026).

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Polres Lamongan dan Polsek Tikung Siagakan Personel Gabungan Amankan Aksi Damai FSP Kahutindo di PT PHS

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 15:48

Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan

Berita Terbaru