Empat Tahun Pisowanan, Warga Plosowahyu Lamongan Jaga Pesan Leluhur

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Pelaksanaan tradisi Pisowanan di pelataran makam Mbah Mojorono, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Kamis (29/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelaksanaan tradisi Pisowanan di pelataran makam Mbah Mojorono, Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Kamis (29/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tradisi Pisowanan di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya merawat warisan leluhur. Memasuki tahun keempat pelaksanaan, kegiatan di pelataran makam Mbah Mojorono ini menjadi momentum bagi warga untuk mengenang sejarah desa sekaligus menjaga nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para pendahulu.

Pemerintah Desa Plosowahyu menggelar Pisowanan pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama dan rangkaian ibadah yang melibatkan masyarakat setempat.

Pelaksanaan Pisowanan berlangsung dalam dua sesi. Kegiatan pagi dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dengan Khotmil Quran. Sementara itu, pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, warga melanjutkan kegiatan dengan pembacaan Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk para leluhur serta keluarga yang telah meninggal dunia.

Kepala Desa Plosowahyu, Agus Susanto, menegaskan bahwa tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sarana menjaga nilai-nilai baik yang diwariskan generasi terdahulu.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin agar hubungan dengan leluhur tidak terputus. Kami ingin tetap berada dalam jalur kebaikan yang telah diwariskan oleh orang-orang terdahulu. Jangan sampai apa yang sudah baik dari leluhur kemudian ternodai dengan hal-hal yang buruk,” ujar Agus.

Menurut Agus, keberlanjutan tradisi memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat. Sejarah dan kebiasaan para pendahulu perlu terus dikenalkan agar generasi berikutnya memahami nilai-nilai yang menjadi bagian dari perjalanan desa.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan tempat tinggal bersama serta meneruskan hal-hal baik kepada anak cucu.

“Yang baik-baik harus kita jaga dan kita wariskan kepada generasi penerus. Mari bersama-sama menjaga kampung ini, karena di sinilah keluarga dan kehidupan kita. Kalau ingin melakukan hal yang tidak baik atau membuat kerusuhan, jangan dibawa ke kampung sendiri,” pungkasnya.

Secara turun-temurun, Pisowanan dilaksanakan pada Jumat Kliwon. Tradisi ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berdoa, dan mengenang para leluhur yang memiliki kaitan dengan sejarah Desa Plosowahyu.

Pemerintah desa berharap keberlangsungan Pisowanan dapat membantu menjaga identitas desa sekaligus memperkuat kebersamaan warga. Dengan meneruskan tradisi tersebut, warisan sejarah dan nilai-nilai kebaikan diharapkan tetap dikenal oleh generasi muda.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Subandi Tekankan Transparansi CSR, Forum TJSLP Sidoarjo Periode 2026–2029 Dikukuhkan
Polres Pelalawan Pasang 76 Plang, Aktivitas di Lahan Bekas Karhutla Dibatasi
Rp500 Miliar untuk Jember, Hanura Soroti Anggaran Kesehatan dan Pesisir
Rifqi Khulaify Serap Aspirasi Warga Burneh dan Tanah Merah dalam Reses DPRD Bangkalan
DWP Lamongan Latih Anggota Bikin Hampers Piring Set
Lamongan Wisuda 221 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat
Embung Wono Tirto Lestari Atasi Persoalan Air di Sambeng Lamongan
Khofifah dan Pangdam Piek Budyakto Perkuat Sinergi Jatim

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 03:43

Empat Tahun Pisowanan, Warga Plosowahyu Lamongan Jaga Pesan Leluhur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

Subandi Tekankan Transparansi CSR, Forum TJSLP Sidoarjo Periode 2026–2029 Dikukuhkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:42

Polres Pelalawan Pasang 76 Plang, Aktivitas di Lahan Bekas Karhutla Dibatasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:03

Rp500 Miliar untuk Jember, Hanura Soroti Anggaran Kesehatan dan Pesisir

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:51

Rifqi Khulaify Serap Aspirasi Warga Burneh dan Tanah Merah dalam Reses DPRD Bangkalan

Berita Terbaru