Enam Hari Uji Mental Siswa Polisi di Polres Lamongan

- Redaksi

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto memimpin Apel Penerimaan Latihan Kerja (Latja) Siswa Diktuk Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Mapolres Lamongan, Senin (3/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto memimpin Apel Penerimaan Latihan Kerja (Latja) Siswa Diktuk Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Mapolres Lamongan, Senin (3/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan resmi menerima kedatangan puluhan siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur untuk mengikuti Latihan Kerja (Latja) Siswa Diktuk Bintara Polri Tahun Anggaran 2025, Senin (3/11). Apel penerimaan berlangsung khidmat di Lapangan Mapolres Lamongan, dipimpin langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H.

Kegiatan ini menjadi tahapan penting bagi para calon polisi muda dalam menempuh pendidikan kepolisian. Selama enam hari ke depan, mereka akan ditempa di berbagai satuan fungsi, mulai dari Reskrim, Lantas, Binmas hingga Intelkam, untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari di SPN.

“Latihan kerja ini adalah kesempatan nyata bagi para siswa untuk menguji kemampuan dan menambah pengalaman lapangan. Terima kasih kepada SPN Polda Jatim atas kepercayaannya menjadikan Polres Lamongan sebagai lokasi latihan,” ujar AKBP Agus Dwi dalam amanatnya.

Apel turut dihadiri Wakapolres Kompol I Made Prawira Wibawa S., S.T., S.I.K., M.I.K., para pejabat utama Polres, Kapolsek jajaran, serta Danton pengasuh dan pendamping siswa SPN. Kehadiran mereka menandakan kesiapan penuh Polres Lamongan dalam mendukung proses pembelajaran praktis bagi calon Bintara Polri.

Kapolres menegaskan, latihan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi merupakan ujian kedisiplinan dan pembentukan karakter Bhayangkara sejati. Ia berpesan kepada para mentor agar melatih siswa dengan tanggung jawab tinggi dan keteladanan.

“Berikan pembinaan dengan disiplin dan integritas. Jadikan mereka polisi yang profesional, humanis, dan berjiwa pengabdian. Setiap pengalaman di lapangan harus menjadi pelajaran berharga,” tegasnya.

Selama Latja berlangsung, siswa akan terlibat langsung dalam kegiatan pelayanan masyarakat, patroli keamanan, penegakan hukum, serta pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lamongan. Program ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan teknis sekaligus membentuk karakter polisi yang tanggap terhadap dinamika sosial di masyarakat.

“Kami ingin para siswa mampu memahami kondisi riil di lapangan. Dengan latihan kerja ini, mereka tidak hanya belajar teori, tapi juga belajar empati dan komunikasi dengan masyarakat,” lanjut AKBP Agus Dwi.

Kegiatan Latja ini resmi dibuka dengan laporan dari perwakilan SPN Polda Jatim, menandai dimulainya masa praktik lapangan bagi siswa Bintara Polri di Polres Lamongan. Suasana apel berlangsung khidmat dengan semangat tinggi dari para peserta latihan.

Polres Lamongan menjadi salah satu dari beberapa jajaran kepolisian di Jawa Timur yang ditunjuk sebagai tempat pelatihan lapangan tahun ini. Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan personel senior, kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi Bintara yang siap mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional.

“Kami ingin mereka kembali ke SPN nanti dengan bekal pengalaman yang matang, siap menjadi anggota Polri yang bisa diandalkan masyarakat,” tutup Kapolres Lamongan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru