Genting Lamongan Digeber, Pemkab Fokus Putus Rantai Stunting

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mempercepat penanganan stunting dengan memperkuat Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Langkah ini dinilai krusial untuk menekan angka stunting sekaligus memastikan kualitas kesehatan generasi masa depan.

Penguatan komitmen itu ditandai dengan penyerahan bantuan Genting periode ketiga di Pendopo Lokatantra, Kamis (23/4/2026). Program ini menjadi strategi berkelanjutan agar intervensi penanganan stunting berjalan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi keluarga penerima manfaat.

Masalah stunting masih menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia, produktivitas, hingga beban ekonomi jangka panjang. Karena itu, Pemkab Lamongan tidak hanya fokus pada bantuan gizi, tetapi juga memperbaiki faktor lingkungan yang menjadi akar persoalan.

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menegaskan pendekatan yang dilakukan mencakup intervensi spesifik dan sensitif secara bersamaan.

“Kami tidak hanya memberikan asupan gizi untuk balita dan ibu hamil, tetapi juga memperbaiki sanitasi, menyediakan jamban sehat, serta meningkatkan kualitas hunian agar lebih layak,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan menyeluruh dari hulu hingga hilir menjadi kunci untuk memutus rantai penyebab stunting. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Selain itu, Pemkab juga memperketat pemantauan pertumbuhan anak melalui pengukuran rutin berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan. Langkah ini penting untuk memastikan setiap intervensi benar-benar memberikan hasil.

“Keberhasilan penanganan stunting ditentukan dari progres pertumbuhan anak. Harus ada peningkatan nyata pada indikator kesehatan mereka,” tegas Dirham.

Hasil evaluasi sementara menunjukkan mayoritas penerima manfaat program Genting mengalami perbaikan kondisi tumbuh kembang. Meski demikian, pengawasan tetap diperketat agar bantuan digunakan tepat guna.

Dengan strategi ini, Pemkab Lamongan berharap penurunan stunting bisa lebih cepat dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara luas.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru