Geopolitik Memanas,Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Andalkan Investasi dan Pangan Jatim

Jumat, 3 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah saat menjadi keynote speaker Jatim Talk di Surabaya, Jumat (3/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah saat menjadi keynote speaker Jatim Talk di Surabaya, Jumat (3/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memaparkan strategi menghadapi dinamika global dalam forum Jatim Talk yang digelar Bank Indonesia Jawa Timur bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Jumat (3/4/2026).

Dalam forum tersebut, Khofifah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas ekonomi Jawa Timur di tengah tekanan geopolitik global yang terus meningkat.

Seminar bertema penguatan daya saing melalui hilirisasi dan investasi berkelanjutan ini menjadi bagian dari diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Jawa Timur. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian menuju East Java Economic Forum (EJAVEC) 2026.

Dalam paparannya, Khofifah mengungkapkan bahwa kondisi global, termasuk konflik geopolitik di Timur Tengah, berpotensi memberi tekanan pada ekonomi daerah. Meski demikian, ia menilai Jawa Timur memiliki modal kuat dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,33 persen pada 2025.

Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga melalui langkah adaptif dan kolaboratif agar momentum pertumbuhan tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

“Hal itu menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan ke depan sekaligus memanfaatkan peluang yang ada,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi harus dilakukan melalui kerja sama antar sektor, termasuk mendorong hilirisasi komoditas unggulan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

“Kerja sama perdagangan dan investasi harus diperkuat. Percepatan hilirisasi komoditas strategis juga menjadi kunci,” tambahnya.

Khofifah menyoroti peran strategis Jawa Timur sebagai gerbang baru Nusantara. Posisi ini menuntut penguatan distribusi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi sektor unggulan seperti pertanian dan industri pengolahan.

Sebagai lumbung pangan nasional, Jawa Timur juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan. Penguatan sektor pangan dinilai menjadi kunci utama menghadapi gejolak global yang tidak menentu.

Selain itu, forum ini menghasilkan sejumlah rekomendasi kebijakan strategis, antara lain percepatan investasi, penguatan ketahanan pangan, pengembangan UMKM, hingga digitalisasi sistem pembayaran dan fiskal.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Khofifah berharap forum Jatim Talk menjadi ruang kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam merespons tantangan global.

“Tekanan pasti ada, tetapi peluang juga terbuka jika kita mampu beradaptasi dan memperkuat fondasi ekonomi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Berita Terbaru