Gercep! Polisi dan TNI Bersinergi Tangani Dampak Angin Puting Beliung di Bondowoso

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi dan TNI Bersinergi Tangani Dampak Angin Puting Beliung

Polisi dan TNI Bersinergi Tangani Dampak Angin Puting Beliung

BONDOWOSO, RadarBangsa.co.id – Angin puting beliung melanda Desa Pakuwesi dan perbatasan Desa Kupang, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso pada Jumat (8/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan kerusakan cukup parah di sejumlah rumah.

Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Beberapa pohon juga tumbang dan menutupi akses jalan raya, menyulitkan mobilitas warga. Kejadian ini memicu reaksi cepat dari pihak kepolisian setempat, yang segera turun ke lapangan untuk membantu penanganan dampak bencana.

Kapolsek Curahdami, Ipda Sunardi, SH, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim gabungan dari TRC BPBD Bondowoso, TNI, dan Pemerintah Desa Pakuwesi serta Desa Kupang langsung bergerak cepat melakukan pendataan dan pembersihan material yang menghalangi jalan.

“Kami bersama tim gabungan langsung melakukan asesmen dan pendataan, serta melakukan pembersihan material rumah dan pohon tumbang,” ujar Ipda Sunardi, Sabtu (9/11).

Ia menambahkan bahwa berdasarkan informasi sementara, beberapa rumah mengalami kerusakan sedang hingga berat, terutama pada bagian atap. Selain itu, fasilitas umum seperti mushola juga tidak luput dari kerusakan akibat angin puting beliung.

“Beberapa pohon tumbang dan banyak rumah yang rusak. Fasilitas umum, seperti mushola, juga ikut terdampak,” ungkap Kapolsek Curahdami.

Beruntung, meskipun kerusakan material cukup signifikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ujar Ipda Sunardi, dengan lega.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama dengan kondisi cuaca yang tidak menentu di musim penghujan ini. “Kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor, kami menghimbau untuk tetap berhati-hati,” tambahnya.

Pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan keamanan dan pemulihan di wilayah terdampak.

Lainnya:

Penulis : Syukri

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Gercep! Polisi dan TNI Bersinergi Tangani Dampak Angin Puting Beliung di Bondowoso

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru