Gubernur Khofifah Dorong Budidaya Ikan Mas Punten Jatim Masif

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi makan Ikan Mas Punten di Instalasi Perikanan Budidaya Punten, Kota Batu, Jumat (31/10). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi makan Ikan Mas Punten di Instalasi Perikanan Budidaya Punten, Kota Batu, Jumat (31/10). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BATU, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur di Kota Batu, Jumat (31/10). Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong pengembangan budidaya Ikan Mas Punten secara lebih masif.

Di lokasi, Khofifah tidak hanya meninjau kolam budidaya, tetapi juga ikut memberi makan ikan, menandai dukungan langsung terhadap komoditas unggulan lokal tersebut. Menurut Khofifah, Ikan Mas Punten merupakan varietas lokal dari Cyprinus carpio yang berasal dari Punten, Kota Batu, yang kini mulai menarik minat pasar domestik.

“Jumlah indukan yang disiapkan melahirkan 125 ekor induk baru. Saat ini, induk Ikan Mas Punten sudah berusia 14 tahun sejak pertama kali dirilis pada 2009,” ujar Khofifah saat meninjau kolam budidaya.

Tahun ini, Pemprov Jatim telah mendistribusikan benih Ikan Mas Punten sebanyak 4 juta ekor ke berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Daerah penerima mencakup Banjarmasin, Berau di Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Sulawesi. Khofifah menekankan bahwa distribusi ini merupakan bagian dari strategi untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan ketahanan pangan lokal.

Keunggulan Ikan Mas Punten, menurut Gubernur, terletak pada dagingnya yang lebih banyak sekitar 40 persen dibandingkan varietas ikan mas lain. Selain itu, ikan ini dikenal jinak, cepat tumbuh, dan mudah dibudidayakan, sehingga cocok sebagai sumber protein hewani sehat.

“Kita siap budidayakan Ikan Mas Punten secara lebih masif. Karena dagingnya banyak, ini menjadi sumber protein hewani yang sehat. Market-nya juga besar, sehingga potensinya sangat menguntungkan,” jelas Khofifah.

Selain mendorong produksi di Kota Batu, Khofifah juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan daerah lain di Jawa Timur untuk mengembangkan instalasi budidaya. Hal ini bertujuan agar provinsi asal Ikan Mas Punten dapat menjadi pusat produksi nasional, meningkatkan pendapatan petani ikan, dan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai penghasil varietas unggul.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menyatakan akan terus mendukung pengembangan budidaya dengan penyediaan benih unggul, pelatihan teknis bagi pembudidaya, serta promosi pasar domestik dan ekspor. Strategi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kontribusi sektor perikanan terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim.

Dengan potensi pasar yang luas dan kualitas unggul, Ikan Mas Punten diyakini menjadi komoditas andalan yang dapat mendorong kemandirian pangan, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat posisi Jawa Timur di sektor perikanan nasional.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru