Gubernur Khofifah Resmikan Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil

Senin, 5 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani prasasti peresmian Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil, Pasuruan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani prasasti peresmian Ruang Vaksinasi Internasional RSI Masyithoh Bangil, Pasuruan. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Ruang Vaksinasi Internasional di RSI Masyithoh Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (4/1). Kehadiran fasilitas ini menandai penguatan layanan kesehatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan mobilitas global masyarakat, sekaligus memperluas peran rumah sakit berbasis umat dalam sistem kesehatan daerah.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Erwin Astha Triyono, Direktur RSI Masyithoh Bangil dr. Handayanto, Ketua Muslimat NU Bangil Anisah Syakur, serta Ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) Bangil Asfihani.

Ruang Vaksinasi Internasional ini dirancang untuk melayani kebutuhan vaksinasi bagi keperluan perjalanan lintas negara, pendidikan, hingga kepentingan kerja. Fasilitas tersebut diharapkan memperpendek akses masyarakat Pasuruan dan sekitarnya terhadap layanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus ke kota besar.

Momentum peresmian bertepatan dengan peringatan Hari Lahir ke-61 RSI Masyithoh Bangil serta Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. RSI Masyithoh Bangil merupakan rumah sakit yang berada di bawah naungan YKM NU Bangil dan tumbuh dari komitmen Muslimat NU dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Muslimat NU dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan keluarga. Menurutnya, perjalanan panjang RSI Masyithoh menunjukkan kemampuan lembaga berbasis masyarakat untuk terus beradaptasi dengan tuntutan zaman.

“Alhamdulillah, hari ini RSI Masyithoh Bangil memasuki usia ke-61. Perjuangan Muslimat NU di bidang kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi dan keluarga, sangat luar biasa dan terus berkembang,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, capaian RSI Masyithoh tidak terlepas dari visi para pendiri YKM NU, di antaranya Nyai Solichah Wahid dan Nyai Solihah Saifuddin Zuhri, yang sejak awal menempatkan kesehatan keluarga sebagai fondasi ketahanan sosial.

Khofifah mengingatkan kembali pesan Nyai Solichah Wahid yang mendorong pendirian Klinik Ibu dan Anak (BKIA) di lingkungan Muslimat NU sejak Kongres Muslimat tahun 1953. Inisiatif tersebut kemudian berkembang menjadi RSIA dan kini menjadi RSI dengan layanan yang semakin komprehensif.

“Pesan beliau sederhana tapi kuat, jaga keluargamu. Dari situlah lahir perhatian serius pada kesehatan ibu dan anak yang kemudian berkembang seperti sekarang,” kata Khofifah.

Ia juga menyebut konsep Keluarga Maslahah yang diusung Muslimat NU selaras dengan nilai co-parenting dan musyawarah dalam keluarga, sebagai basis pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya.

Khofifah berharap kehadiran Ruang Vaksinasi Internasional ini mampu memperluas manfaat RSI Masyithoh Bangil bagi masyarakat. “Semoga RSI Masyithoh terus tumbuh, memberikan layanan terbaik, dan menghadirkan kemanfaatan yang semakin luas bagi umat,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru