Gus Ipul Tinjau Bansos Digital di Lereng Ijen: ‘Cukup Pencet Handphone’

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Ketua KPTDP Luhut Binsar Panjaitan meninjau langsung proses pendataan uji coba Bansos Digital di Dusun Suko Sumbermanis, Kelurahan Gombengsari, Banyuwangi, Kamis (2/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Ketua KPTDP Luhut Binsar Panjaitan meninjau langsung proses pendataan uji coba Bansos Digital di Dusun Suko Sumbermanis, Kelurahan Gombengsari, Banyuwangi, Kamis (2/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Program Portal Perlindungan Sosial (Parlinsos) atau Bansos Digital yang sedang diujicobakan di Kabupaten Banyuwangi terus dimatangkan. Pendataan tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan dan pedesaan, tetapi juga menjangkau kawasan terpencil seperti lereng Gunung Ijen.

Salah satunya di Dusun Suko Sumbermanis, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, di mana ratusan warga kurang mampu telah dicatat secara digital. Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung proses pendataan tersebut, Kamis (2/10/2025).

“Kami ingin memastikan program bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar memberi dampak positif,” ujar Saifullah, yang akrab disapa Gus Ipul.

Ia menambahkan, selama ini penyaluran bansos kerap menghadapi masalah ketidaktepatan penerima. Dengan sistem digital, warga yang berhak bisa mendaftarkan diri sekaligus mengajukan sanggahan jika terdata keliru.

“Tanpa harus menemui siapapun, cukup pencet handphone,” jelasnya.

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Panjaitan, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga mengintegrasikan data lintas kementerian untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Tidak selamanya menerima bantuan. Harus ada peningkatan taraf hidup, baik lewat pendidikan anak maupun permodalan usaha,” katanya.

Menurut Luhut, langkah ini merupakan bagian dari agenda besar Presiden Prabowo Subianto dalam menekan angka kemiskinan.

“Pak Prabowo ingin persoalan kemiskinan benar-benar bisa diselesaikan. Program ini adalah jalan menuju ke sana,” tegasnya.

Uji coba di Banyuwangi melibatkan lebih dari 20 kementerian dan lembaga negara. Turut hadir dalam peninjauan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wamen PANRB Purwadi Arianto, Wamen Bappenas Febrian A. Ruddyard, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta perwakilan dari Kemenko PMK, Kominfo, KKP, BSSN, hingga Bank Indonesia, BPKP, LKPP, BPJS Ketenagakerjaan, PLN, dan Perum Peruri.

Setelah meninjau lapangan, rombongan melanjutkan rapat koordinasi untuk membahas hasil sementara pelaksanaan program. Evaluasi di Banyuwangi akan menjadi acuan pengembangan bansos digital secara nasional.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan daerahnya telah mengerahkan sekitar tiga ribu agen pendataan untuk mempercepat uji coba. Tidak hanya pendamping PKH dan TKSK, tetapi juga melibatkan operator desa, camat, lurah, kepala desa, hingga kader dasawisma.

“Kami berkomitmen menyukseskan piloting Bansos Digital ini. Banyuwangi ingin menjadi saksi sejarah komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” pungkas Ipuk.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru