Harga Biji Kopi Kendal Anjlok Akibat Hujan, Petani Merugi

Minggu, 29 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.idHarga biji kopi di wilayah Kendal, Jawa Tengah, anjlok drastis pada awal musim panen bulan Juni 2025.

Dari sebelumnya mencapai Rp 80 ribu per kilogram tahun lalu, kini harga turun menjadi hanya Rp 60 ribu per kilogram.

Penurunan harga ini membuat petani kopi merugi, meskipun jumlah panen tahun ini meningkat.

Eko Siswanto, petani kopi asal Desa Mlatiharjo, Kecamatan Patean, mengungkapkan bahwa panen kopi tahun ini mengalami peningkatan 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, harga yang diterima jauh lebih rendah.

“Jumlah panen lebih banyak, sekitar 30 persen dari tahun kemarin. Tapi karena kualitas kopi turun akibat cuaca, harganya malah anjlok,” ujarnya, Minggu 29/6/2025.

Kata Eko, faktor utama penurunan kualitas biji kopi adalah intensitas hujan yang masih tinggi. Proses penjemuran biji kopi menjadi tidak maksimal, sehingga berdampak pada mutu produk.

“Masih sering hujan, jadi penjemuran tidak sempurna. Kualitas biji kopi jadi jelek, makanya tengkulak beli dengan harga murah,” jelasnya.

Senada kata Eko, Kusmiati, petani kopi lainnya, mengeluhkan kondisi serupa. Ia menyebut saat ini masih awal masa panen, namun cuaca menjadi kendala utama yang memengaruhi harga jual.

“Memang panen baru mulai, tapi hujannya sering. Akibatnya biji kopi basah terus dan sulit kering sempurna. Harga turun jadi Rp 60 ribu per kilo,” katanya.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru