Harga Telur Hancur Usai Iduladha, Peternak Sebut Kondisi Lebih Parah dari Pandemi

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Harga telur ayam ras di tingkat peternak (on farm) hancur hingga berada di kisaran Rp18 ribu per kilogram setelah Hari Raya Iduladha. Kondisi tersebut membuat peternak merugi karena harga jual berada di bawah biaya produksi.

Peternak ayam petelur asal Kendal, Bakir, mengatakan harga telur sebelumnya masih berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram. Namun, dalam hampir dua bulan terakhir, harga terus merosot hingga menyentuh Rp18 ribu per kilogram.

“Ini lebih parah daripada saat pandemi Covid-19,” kata Bakir, Rabu (1/7/2025), dalam keterangannya.

Menurut dia, hancurnya harga telur dipicu melimpahnya pasokan di pasar. Banyak peternak baru bermunculan setelah muncul harapan permintaan telur meningkat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi tersebut justru berujung pada kelebihan produksi, sementara penyerapan pasar belum mampu mengimbanginya.

Di sisi lain, biaya produksi masih tinggi. Harga jagung sebagai bahan baku utama pakan ayam disebut telah mencapai sekitar Rp8 ribu per kilogram, sehingga semakin menekan kondisi keuangan peternak.

Bakir berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga telur. Ia mengusulkan pemerintah membeli telur sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat melalui koperasi.

Selain itu, ia meminta masa penyaluran jagung SPHP diperpanjang dari tiga bulan menjadi enam bulan agar biaya pakan dapat ditekan. Penjualan telur melalui SPPG dan KDMP juga diusulkan dilakukan melalui satu pintu, yakni koperasi, dengan mengacu pada HPP.

Menurut Bakir, peternak yang tergabung dalam koperasi dan kelompok ternak memiliki peluang lebih besar untuk bertahan di tengah hancurnya harga telur.

Di sisi lain, turunnya harga telur menjadi keuntungan bagi masyarakat. Harga yang lebih murah diperkirakan akan meningkatkan konsumsi telur sebagai salah satu sumber protein dengan harga terjangkau.

 

Penulis : Tim

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru