Hari Lahir Pancasila 2026, Menaker Yassierli Ingatkan Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Kemnaker Jakarta, Senin, 1 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Kemnaker Jakarta, Senin, 1 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mengingatkan ancaman yang masih membayangi persatuan bangsa. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan nyata, bukan sekadar simbol atau slogan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Plaza Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Senin (1/6/2026), berlangsung khidmat. Namun di balik seremoni tersebut, terselip pesan kuat tentang tantangan kebangsaan yang dihadapi Indonesia saat ini.

Dalam amanatnya, Menaker Yassierli mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari.

“Nilai-nilai luhur Pancasila tidak boleh hanya menjadi hiasan dinding kantor atau sekadar teks di buku sejarah, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Yassierli.

Pesan itu dinilai penting di tengah derasnya arus informasi, perkembangan teknologi, hingga berbagai tantangan sosial yang berpotensi memicu perpecahan di masyarakat.

Yassierli juga memberikan instruksi kepada seluruh pegawai Kemnaker agar memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada masyarakat dan menjawab rasa keadilan publik.

“Saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” ujarnya.

Menurutnya, implementasi nilai Pancasila tidak cukup berhenti pada tataran konsep. Nilai tersebut harus tercermin dalam pelayanan publik, perlindungan hak masyarakat, hingga pengambilan kebijakan negara.

Di sisi lain, Menaker juga mengingatkan ancaman intoleransi dan radikalisme yang masih menjadi pekerjaan rumah bangsa.

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” katanya.

Yassierli menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda tahunan. Momen tersebut harus menjadi ruang refleksi agar nilai-nilai yang menjadi fondasi negara tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.

Ia menilai tema tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menunjukkan bahwa Pancasila tidak hanya penting menjaga keutuhan Indonesia yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan suku bangsa, tetapi juga menawarkan nilai universal bagi perdamaian dunia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Pancasila juga menjadi jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” tutur Yassierli.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru