Haul ke-14 KH Achmad Musayyidi di Banyuwangi, Ulama Jadi Rujukan Kebijakan Daerah

Minggu, 8 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri Haul ke-14 KH Achmad Musayyidi di PP Mabadiul Ihsan, Karangdoro, Tegalsari, Sabtu (7/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri Haul ke-14 KH Achmad Musayyidi di PP Mabadiul Ihsan, Karangdoro, Tegalsari, Sabtu (7/2/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Peringatan Haul ke-14 KH Achmad Musayyidi di Pondok Pesantren (PP) Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sabtu (7/2/2026), menjadi ruang pertemuan ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Acara yang dihadiri ribuan jamaah itu menegaskan kuatnya relasi pesantren dan kebijakan publik di Banyuwangi.

Sejumlah kiai nasional dan daerah hadir, di antaranya KH Fachruddin Manan, KH Hasan Thoha, KH Muhaimin Asymuni, KH Masykur Ali, KH Muwafiq Amir, KH Achmad Wahyudi, KH Sunandi Zubaidi, dan KH Aly Asyiqin. Tampak pula tokoh lintas daerah seperti KH Firjaun Barlaman (Jember) dan Habib Muhammad bin Abu Bakar Al-Muhdlar (Situbondo). Keluarga besar Mabadiul Ihsan turut menyertai.

Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi juga hadir, termasuk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati H. Mujiono, dan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan. Kehadiran pejabat ini menandai pentingnya peran ulama dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menegaskan aspirasi para kiai menjadi pertimbangan utama dalam perumusan kebijakan. “Nasihat para kiai kami junjung tinggi dalam pengambilan keputusan. Kami meyakini aspirasi itu mewakili suara masyarakat luas,” ujarnya.

Ipuk menjelaskan, masukan tokoh agama diolah menjadi program wajib dan prioritas dengan menyesuaikan tantangan serta kondisi fiskal daerah. Fokusnya pada efektivitas dan dampak luas bagi publik. “Kami berupaya menjalankan program yang paling dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya,” kata Ipuk.

Salah satu contoh konkret adalah optimalisasi program infrastruktur. Awal 2026, pemerintah daerah telah memperbaiki sekitar 170 titik jalan berlubang di ruas utama. “Perbaikan dilakukan bertahap. Anggaran infrastruktur akan terus dioptimalkan untuk kemaslahatan bersama,” tambahnya.

KH Achmad Musayyidi dikenal sebagai pendiri PP Mabadiul Ihsan yang kini berkembang pesat dengan model pendidikan salaf, modern, dan internasional. Pesantren ini menaungi pendidikan formal dari dasar hingga perguruan tinggi, termasuk Universitas Islam Cordova, serta Pesantren Daar Al Ihsan (DAI) berkurikulum internasional.

Pembina Yayasan PP Mabadiul Ihsan, Gus H. Abdullah Azwar Anas, menegaskan arah pendidikan pesantren. “Kami menekankan akhlakul karimah, keilmuan agama, serta skill dan leadership sebagai bekal santri,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru