KENDAL,RadarBangsa.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Kendal, H. Helmi Ashbara, menghadiri pengajian umum yang digelar warga Desa Pegandon, Kecamatan Pegandon, pada Sabtu Malam (13/9/2025).
Rangkaian tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pengajian yang berlangsung di RT 01 RW 01 itu menghadirkan penceramah KH Ilyas atau yang akrab disapa Gus Ilyas dari Kota Kendal. Ratusan warga tampak antusias mengikuti acara yang diisi dengan lantunan shalawat, tausiah, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Helmi Ashbara yang merupakan anggota Komisi C DPRD Kendal menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong warga dalam menyelenggarakan dua peringatan akbar tersebut. Menurutnya, kolaborasi masyarakat Pegandon menjadi contoh nyata bagaimana nilai kebersamaan dapat terus dijaga di tengah perkembangan zaman.
“Pengajian seperti ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan. Saya bangga melihat antusiasme warga Pegandon yang tetap guyub rukun,” ujar Helmi.
Helmi juga mengimbau masyarakat, khususnya di Desa Pegandon dan sekitarnya, agar tetap menjaga kerukunan di era serba digital. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi yang dapat memicu perpecahan.
“Di tengah arus informasi yang cepat, kita harus bijak dalam menyaring berita. Jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal negatif yang dapat merusak persatuan,” pesannya.
Ia menambahkan, masyarakat adalah fondasi utama persatuan bangsa. Dengan menjaga keharmonisan dan semangat gotong royong, nilai-nilai kebangsaan dapat terus lestari.
Pengajian yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan warga.
Acara tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus kecintaan terhadap tanah air.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul








