HUT RI ke-80,Anggota DPD RI Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadi Motor Menuju Indonesia Emas 2045

- Redaksi

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ning Lia (berjilbab merah) hadir dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, menegaskan pentingnya persatuan dan peran generasi muda. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ning Lia (berjilbab merah) hadir dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, menegaskan pentingnya persatuan dan peran generasi muda. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Di Hari Kemerdekaan ke-80, Ning Lia tegaskan kemerdekaan bukan hanya tentang lepas dari penjajahan, tapi bagaimana bangsa ini berdiri sejajar secara ekonomi, budaya, dan politik.

Republik Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 pada Minggu, 17 Agustus 2025. Suasana kemerdekaan terasa di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, yang juga menjadi tempat lahirnya sejumlah tokoh nasional.

Di tengah peringatan tersebut, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, menyampaikan pesan khusus. Menurutnya, kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan rasa syukur atas perjuangan para pahlawan.

“Mari kita peringati Hari Kemerdekaan Indonesia dengan rasa syukur dan tekad untuk masa depan yang cerah,” kata Ning Lia dalam keterangannya, Minggu (17/8/2025).

Putri dari tokoh Nahdlatul Ulama KH. Masykur Hasyim itu menekankan, kemerdekaan adalah warisan berharga yang harus dijaga melalui kerja keras, persatuan, serta inovasi berkelanjutan. Pesan ini, menurutnya, sejalan dengan tema besar HUT RI ke-80: “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Hijau.”

Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan bangsa saat ini, terutama terkait isu lingkungan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan rakyat. “Tantangan kita ke depan bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga memastikan generasi mendatang hidup dalam lingkungan yang sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Sebagai keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ning Lia juga menaruh perhatian pada peran generasi muda. Ia menyebut anak muda sebagai agen perubahan yang harus berani berkarya, mengembangkan potensi, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan global.

“Kemerdekaan bukan hanya soal lepas dari penjajahan, tetapi bagaimana kita bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain, berdaulat secara ekonomi, budaya, dan politik. Untuk itu, generasi muda harus menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti nilai gotong royong yang masih kuat di masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal sosial utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Dengan semangat tersebut, Ning Lia berharap HUT RI ke-80 dapat menjadi pendorong tekad bersama untuk membangun bangsa. “Semoga dengan persatuan dan tekad yang kuat, Indonesia akan semakin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru