Ipuk Raih MITL, Pariwisata Banyuwangi Melesat

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima penghargaan Most Inspiring Tourism Leader 2025 dari Menteri Pariwisata di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menerima penghargaan Most Inspiring Tourism Leader 2025 dari Menteri Pariwisata di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Banyuwangi kembali menjadi perhatian nasional. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menerima penghargaan Most Inspiring Tourism Leader (MITL) 2025 dari Kementerian Pariwisata RI dalam ajang Wonderful Indonesia Award 2025 yang digelar di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Penghargaan ini hanya diberikan kepada tiga kepala daerah di Indonesia yang dinilai mampu menggerakkan sektor pariwisata secara signifikan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Menurut Menpar, penilaian MITL berfokus pada kontribusi nyata kepala daerah dalam membangun destinasi, meningkatkan kualitas layanan wisata, hingga memperkuat ekosistem pariwisata berkelanjutan.

“MITL bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi instrumen perubahan agar arah pembangunan pariwisata nasional tetap konsisten dan relevan,” ujar Menteri Widiyanti. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antardaerah menjadi kunci memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Ipuk menjadi salah satu pemimpin daerah yang dianggap berhasil menghadirkan terobosan strategis di sektor pariwisata. Berbagai program yang digagas selama empat tahun terakhir dinilai memberikan dampak langsung bagi ekonomi masyarakat. Pemerintah menilai Banyuwangi mampu memadukan inovasi, keberlanjutan, dan penguatan desa wisata sebagai tulang punggung pariwisata daerah.

Ipuk menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata Banyuwangi tidak hanya menyangkut destinasi, tetapi juga penguatan ketahanan ekonomi masyarakat. “Visi kami sederhana: pariwisata yang unggul dan memberi manfaat seluas mungkin bagi warga. Setiap program diarahkan untuk menekan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Ipuk.

Ia menuturkan bahwa Banyuwangi terus melakukan pembenahan agar tetap menarik bagi wisatawan, baik melalui penataan destinasi maupun penciptaan atraksi baru. “Kami ingin wisatawan memiliki alasan untuk datang kembali,” ujarnya.

Salah satu fokus Ipuk adalah penguatan desa wisata. Saat ini terdapat 99 desa wisata aktif di Banyuwangi. Desa Adat Osing Kemiren bahkan baru saja masuk daftar The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025 dari UN Tourism.

Banyuwangi juga memperkenalkan inovasi rute wisata Ijen Golden Route yang kini menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dampak pengembangan tersebut terlihat dari tingginya jumlah kunjungan wisata. Sepanjang 2024, Banyuwangi mencatat 3.405.145 wisatawan, naik tujuh persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, wisatawan domestik mencapai 3.282.241 orang, sedangkan wisatawan mancanegara 122.904 orang.

Kenaikan jumlah kunjungan turut menggerakkan ekonomi daerah. Pendapatan per kapita Banyuwangi naik dari Rp58,08 juta pada 2023 menjadi Rp62,09 juta pada 2024. Sementara PDRB meningkat dari Rp101,29 triliun menjadi Rp108,92 triliun di tahun yang sama.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Berita Terbaru